Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini Waktu Terbaik Membersihkan Microwave dan Cara yang Tepat

Kompas.com, 19 Agustus 2025, 22:45 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Selain kompor dan oven, salah satu peralatan rumah tangga yang paling sering digunakan untuk memasak sehari-hari adalah microwave.

Baik memanaskan sesuatu dengan cepat untuk makan malam maupun menghangatkan sisa makanan dari malam sebelumnya, microwave akan mengalami kotor yang berasal dari partikel makanan yang dipanaskan serta mencium bau tak sedap dari waktu ke waktu. 

Baca juga: 3 Cara Membersihkan Microwave dengan Bahan Alami

Itulah mengapa penting membersihkan microwave secara rutin. Namun, terlepas dari apakah Anda menggunakan microwave setiap hari atau sesekali, seberapa sering harus membersihkan peralatan ini?

"Kamu harus mengelap microwave setidaknya seminggu sekali," ucap Melissa Witulski, ahli kebersihan di Merry Maids, dilansir dari Southern Living, Selasa (19/8/2025). 

Witulski mengatakan biasanya pembersihan ini sudah cukup, tapi sebaiknya segera bersihkan tumpahan dan cipratan setelah terjadi agar tidak mengeras dan semakin sulit dihilangkan. 

Meski membersihkan microwave secara cepat setiap minggu baik untuk menjaga kebersihannya agar dapat digunakan sehari-hari, Witulski mengatakan kamu tetap perlu meluangkan waktu membersihkan microwave secara lebih menyeluruh.

"Pembersihan lebih menyeluruh disarankan sebulan sekali atau kapan pun melihat penumpukan sisa makanan dan bau." 

Metode terbaik adalah menggunakan uap untuk melonggarkan kotoran membandel. Kamu dapat menghasilkan uap ini dengan memanaskan mangkuk tahan microwave berisi air dan bahan pembersih alami, seperti cuka putih atau air perasan lemon. 

Baca juga: 5 Alasan Tidak Boleh Meletakkan Microwave di Atas Kulkas

Cara membersihkan microwave

Ilustrasi membersihkan microwave dengan bahan alami.Shutterstock/Pixel-Shot Ilustrasi membersihkan microwave dengan bahan alami.
Menurut Witulski, produk pembersih yang dibeli di toko sangat bagus membersihkan microwave, tapi produk alami, seperti cuka atau air perasan lemon yang dicampur dengan air sama efektifnya.

"Untuk pembersihan lebih intensif, sabun cuci piring ringan yang diencerkan dengan air juga efektif," ucap Witulski. 

Banyak pembersih dapur atau pembersih serbaguna yang dibeli di toko juga cocok, tetapi pastikan memeriksa labelnya untuk memastikan produk tersebut aman digunakan pada bagian dalam microwave dan ikuti petunjuknya. 

Untuk membersihkan microwave sebagai bagian dari pembersihan mingguan, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Lepaskan meja putar di bagian dalam untuk dicuci dengan tangan atau di mesin pencuci piring.

2. Setelah meja putar dilepas, mulailah dari plafon bagian dalam microwave dan bersihkan semua dinding dengan pembersih yang dibeli di toko atau buatan sendiri.

Pastikan membersihkan remah-remah yang mungkin ada sebelum mengakhiri dengan mengelap bagian dalam pintu.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau