Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Punya Anak dan Hewan Peliharaan di Rumah? Hindari 7 Tanaman Hias Ini

Kompas.com, 2 September 2025, 21:28 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Ideal Home

KOMPAS.com - Tanaman dalam ruangan memiliki sejumlah manfaat untuk rumah, dari memurnikan udara, mepercantik ruangan, hingga mengurangi stres.

Namun, jika memiliki anak kecil yang berlarian, balita yang mulai merangkak, atau hewan peliharaan di rumah, perlu berhati-hati memilih tanaman untuk diletakkan di dalam ruangan. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Dapat Membuat Ruangan Lebih Sejuk

Pasalnya, ada beberapa tanaman yang mengandung racun, yang dapat menyebabkan potensi bahaya?

"Anak-anak dan hewan peliharaan paling rentan terhadap tanaman beracun karena lebih cenderung mengunyah bagian-bagian tanaman, mereka mungkin menggosoknya dan kemudian menyentuh wajah mereka," jelas Morris Hankinson, Direktur Hopes Grove Nurseries Ltd.

Bahkan dosis kecil pun dapat menyebabkan gejala tidak menyenangkan. Itulah sebabnya kita perlu ekstra hati-hati. 

Nah, dikutip dari Ideal Home, Selasa (2/9/2025), berikut sejumlah tanaman hias yang harus dhindari rumah dengan anak-anak dan hewan peliaharaan. 

Tanaman monstera dan keju Swiss

Ilustrasi tanaman monstera deliciosa.Pexels/Sutee Vichaporn Ilustrasi tanaman monstera deliciosa.
Emily Boardman, konsultan nutrisi dan dokter hewan di Burns Pet Nutrition, mengatakan tanaman monstera dan keju Swiss bukan pilihan bijak jika rumah memiliki hewan peliharaan karena mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, yang dapat menyebabkan pembengkakan pada jaringan mulut hewan peliharaan. 

"Karena kucing lebih cenderung menjilati benda-benda di rumah kita, mereka berisiko lebih tinggi sakit meski sama beracunnya bagi anjing," ucap Boardman. 

Untungnya, kebanyakan kucing secara alami tidak suka dengan rasanya yang tidak enak dan karena itu cenderung tidak mengonsumsinya dalam jumlah cukup untuk menimbulkan efek serius. 

Namun, kedua tanaman ini memang menyebabkan saluran pernapasan kucing membengkak. Walau tidak ada komplikasi fatal, kucing ungkin masih merasakan sakit hebat setelah mencicipi tanaman tersebut. 

Efek samping lain yang tidak diinginkan, termasuk muntah. 

Baca juga: 8 Tanaman Hias Beraroma Harum yang Dapat Ditanam di Dalam Ruangan

Bunga lili perdamaian

Tanaman peace lily. Tanaman peace lily.
Selanjutnya, tanaman hias yang harus dhindari rumah dengan anak-anak dan hewan peliaharaan adalah bunga lili perdamaian atau peace lily

Banyak dari kita mungkin menyadari bunga lili perdamaian beracun bagi kucing, tetapi bunga ini juga dapat menimbulkan masalah di rumah yang memiliki anjing atau anak kecil.

Sama dengan tanaman monstera, bunga lili perdamaian mengandung kristal kalsium oksalat. "Tanaman ini memiliki penampilan menarik, tidak jarang anak-anak yang penasaran ingin meraihnya," kata Graham Smith MCIHort, pakar hortikultura di LBS Horticulture.

Meski bunga lili juga dapat menyebabkan sakit perut pada anjing, umumnya anjing memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap racunnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau