Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Warna Cat yang Dapat Membuat Dapur Terasa Hangat Menurut Ahli

Kompas.com, 29 September 2025, 19:50 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Ideal Home

KOMPAS.com - Dapur baru sering kali menampilkan dinding putih atau netral tanpa banyak detail tambahan. Namun, tampilan ini membuat dapur terasa dingin, sedikit tidak menarik, bahkan terlihat monoton. 

Padahal, dapur perlu didesain atau didekorasi semenarik mungkin karena menjadi pusat sebuah rumah, dari memasak, menyiapkan makanan, berkumpul bersama keluarga, hingga bekerja. 

Baca juga: 7 Barang yang Harus Disingkirkan dari Meja Dapur, Ini Alasannya 

Maka itu, perlu juga menghadrikan kenyamanan dan kehangatan di dapur. Untuk menambahkan kepribadian dan kehangatan di dapur dapat dilakukan dengan memilih warna dan corak yang tepat.

Selain dinding yang menjadi pilihan tepat untuk memulai, kamu bisa mengecat kabinet dapur, membawanya ke lis dinding untuk mewarnai ruangan, bahkan memilih aksesori warna-warni agar ruangan terasa lebih personal. 

Apa pun pilihan kamu, berikut lima warna cat yang dapat membuat dapur terasa hangat menurut para ahli, Senin (29/9/2025). 

Terakota

Thomas Oldham, salah satu pendiri UK Construction Blog, mengatakan jika ingin menghadirkan kehangatan pada dapur baru, nuansa terakota yang membumi adalah pilihan tepat. 

Warna-warna, seperti oranye terbakar, tanah liat hangat, atau oker lembut dapat langsung membuat dapur terasa lebih membumi dan ramah, yang sering kali dibutuhkan interior baru yang ramping. 

Pakar desain dapur PriceYourJob.co.uk, Jessica Evans, menyarankan memilih warna terakota lembut untuk memberikan dapur suasana Mediterania yang hangat. 

Warna yang terinspirasi Mediterania ini sangat cocok dipadukan dengan kayu alami, lantai batu, kain netral, dan tanaman hijau yang rimbun. 

Baca juga: 3 Benda Dapur yang Lebih Kotor dari Kloset

Kuning mentega

Selanjutnya, warna cat yang dapat membuat dapur terasa hangat adalah kuning mentega.

"Warna ini menghadirkan kehangatan, nostalgia, dan kepribadian pada sebuah ruangan dan sangat cocok dengan estetika, seperti dekorasi dopamin dan interior retro," ujar Molly Woodward-Moor, Direktur Kreatif di Stone Superstore.

Namun, kehalusannya juga menjadikannya warna netral yang ideal bagi mereka yang lebih menyukai estetika interior yang bersahaja dan menenangkan. 

Kuning mentega adalag warna yang sangat serbaguna, cocok dipadukan dengan beragam warna pastel hangat, seperti merah muda kemerahan, pastel kayu manis, dan koral, serta warna hangat yang lebih membumi, seperti terakota dan moka, untuk memberikan nuansa lebih membumi pada sebuah ruangan. 

Penting memastikan kamu mengetahui warna mana yang tidak cocok dipadukan dengan kuning mentega. 

Baca juga: 4 Ide Renovasi Kecil pada Dapur yang Bikin Rumah Tampak Mewah 

Hijau

Ilustrasi dapur dengan warna atau kabinet hijau.Unsplash/decimaandathens Ilustrasi dapur dengan warna atau kabinet hijau.
Tergantung selera dan preferensi pribadi, ada banyak pilihan warna hijau yang indah untuk menambah kehangatan dan kepribadian di dapur.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau