Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Masukkan Peralatan Kayu ke Mesin Pencuci Piring, Ini Bahayanya!

Kompas.com, 29 September 2025, 06:46 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Mesin pencuci piring dapat membersihkan banyak barang, termasuk peralatan dapur standar, seperti sendok garpu, piring, dan gelas.

Akan tetapi, ada satu barang dapur yang tidak boleh dibersihkan atau dimasukkan ke mesin pencuci piring, yakni peralatan makan kayu. 

Memasukkan sendok kayu atau spatula kayu kesayangan ke dalam mesin pencuci piring kemungkinan besar membuatnya rusak. Hal yang sama juga berlaku pada talenan kayu

Baca juga: 7 Tanda Perlu Segera Mengganti Mesin Cuci Baru 

Mengapa mesin pencuci piring buruk untuk barang-barang kayu?

Panas ekstrem dan kontak yang terlalu lama dengan kelembapan di dalam mesin pencuci piring dapat merusak kayu, menyebabkannya melengkung, retak, dan pecah. 

“Aturan umumnya adalah barang-barang kayu hanya boleh dicuci dengan tangan, tetapi jika ragu, kamu dapat memeriksa simbol aman untuk mesin pencuci piring pada peralatan dapur kayu sebelum memasukkannya ke mesin cuci piring,” menurut Finnish--merek sabun pembersih mesin cuci piring--dikutip dari Tom's Guide, Senin (29/9/2025). 

Masalahnya akan semakin parah jika terus menggunakan peralatan kayu atau talenan yang rusak. Setelah kayu retak atau melengkung, sisa makanan dapat tersangkut di dalam retakan dan menyebabkan penumpukan bakteri, yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. 

Baca juga: Talenan Kayu vs Talenan Plastik, Mana yang Lebih Aman Digunakan?

Cara membersihkan peralatan dapur kayu

Ilustrasi mesin pencuci piring.Shutterstock/Andrey_popov Ilustrasi mesin pencuci piring.
Membersihkan peralatan dapur kayu dengan tangan bisa jadi rumit karena kamu perlu memastikannya bersih secara higienis.

Selain itu, karena kayu berpori, peralatan ini dapat menyerap dan menahan kelembapan sehingga menjadi lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Metode pembersihan tepat dapat membantu menjaga kondisi kayu, mencegah retak, melengkung, dan pecah— semua masalah yang lebih mungkin terjadi jika peralatan dapur kayu dibersihkan dengan mesin pencuci daripada dengan tangan.

Namun, dengan mengikuti beberapa langkah sederhana, kamu dapat menjaga peralatan dapur kayu tetap bersih dan higienis tanpa perlu mesin pencuci piring. 

Baca juga: 7 Peralatan Dapur yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Mesin Pencuci Piring

Cara membersihkan talenan kayu

1. Segera lap peralatan dapur kayu setelah digunakan untuk menghilangkan partikel makanan.

Caraway--produk peralatan rumah tangga--menyarankan tidak merendam peralatan kayu karena perendaman terlalu lama dalam air dapat menyebabkan kayu mengembang dan retak.

2. Tuangkan sedikit sabun cuci piring ke spons atau sikat lembut dan gosok permukaan peralatan dengan lembut untuk membersihkannya tanpa menggores.

Saat membersihkan talenan, Finnish merekomendasikan pembersihan dengan larutan air dan pemutih dengan takaran satu sampai dua sendok teh pemutih per liter air.

3. Cuci talenan kayu dengan tangan menggunakan air sabun panas. Caraway menyarankan memastikan busa sabun dibilas bersih karena dapat mempengaruhi rasa makanan dan keutuhan peralatan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau