Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Ras Kucing Serval, dari Sejarah, Karakteristik, dan Perawatan

Kompas.com, 27 September 2025, 21:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Kucing Serval merupakan spesial kucing liar berukuran sedang yang berasal dari benua Afrika, yang sebagian besar ditemukan di Afrika sub-Sahara. 

Kucing Serval memiliki kaki panjang dan badan berbintik-bintik atau totol-totol. Tampilan ini membuat kucing Serval tampak seperti macan tutul

Baca juga: 5 Fakta Unik Kucing Savannah, Mirip Macan Tutul dan Tidak Takut Air

Serval adalah predator liar dengan kebutuhan khusus, seperti ruang hidup yang luas, iklim hangat, dan makanan mangsa hidup, sehingga bukanlah hewan peliharaan keluarga yang baik.

Kucing Serval juga lebih besar dari kucing domestik dengan panjangnya bisa mencapai sekitar 60 sentimeter dan beratnya mencapai 18 kilogram.

Kucing Serval mempunyai telinga berukuran besar untuk indra pendengaran yang kuat.

Jika mampu merawat hewan peliharaan eksotis ini, pastikan kamu memiliki kucing Serval secara legal. Kepemilikan kucing yang lebih besar ini dilarang di banyak negara. 

Nah, untuk mengenal lebih jauh, berikut sejumlah hal tentang kucing Serval yang dilansir dari The Spruce Pets, Sabtu (27/9/2025).

Karakteristik Kucing Serval

Ilustrasi kucing Serval asal Afrika.Unsplash/elizeartist Ilustrasi kucing Serval asal Afrika.

Kucing Serval adalah pemburu yang cerdas dan berani yang tidak dapat dibatasi oleh rumah atau halaman standar.

Sekali lagi, Serval adalah kucing liar yang telah beradaptasi dengan kehidupan di sabana Afrika.

Dengan kaki panjang, kucing Serval adalah pelompat lincah dan penggali yang ulung. Predator yang tinggi dan aktif ini membutuhkan lebih banyak ruang untuk berkeliaran daripada yang dapat disediakan kebanyakan rumah tangga dan tantangan untuk memenuhi kebutuhan makanannya cukup berat.

Meski tidak terlalu vokal, kucing Serval dapat mengeluarkan berbagai suara yang dapat mengganggu tetangga, termasuk mengeong bernada tinggi, geraman, dan desisan meludah. 

Baca juga: Kenapa Harga Kucing Bengal Sangat Mahal? Bisa Capai Rp 47 Juta

Soal persahabatan, kucing Serval biasanya tidak ramah. Serval penyendiri dan tidak suka dibelai atau dipeluk.

Karena ukurannya besar (hingga 18 kilogram) dan temperamennya yang liar, Serval tidak direkomendasikan untuk rumah dengan anak-anak atau hewan peliharaan lain, terutama karena hewan ini dapat terdorong untuk menyerang dan menyakiti manusia atau hewan lain.

Namun, kucing Serval dapat menjalin ikatan baik dengan satu orang dan menjadi terikat secara emosional sedemikian rupa sehingga menempatkannya kembali di rumah akan menyebabkan tekanan mendalam.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau