Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Biarkan Pengisi Daya Terus Tercolok di Stopkontak, Bahaya

Kompas.com, 30 September 2025, 17:48 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Banyak dari kita kerap terbiasa membiarkan charger atau pengisi daya ponsel maupun laptop dan peralatan lainnya tetap tercolok di stopkontak dan kabel ekstensi.

Bahkan pengisi daya ini dibiarkan tercolok sepanjang hari meski tidak digunakan. Mereka mengganggap tidak masalah membiarkannya tetap tercolok karena menggunakannya setiap hari dan memudahkan bila ingin memakainya kemudian. 

Baca juga: Ini Barang Elektronik yang Bisa Sebabkan Tagihan Listrik Melonjak

Namun, para ahli listrik memperingatkan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut dari sekarang. 

"Bahkan saat tidak ada yang terhubung, sebagian besar pengisi daya masih menggunakan sedikit daya, yang disebut 'beban hantu' atau 'daya vampir'. Ini tidak terlalu menguras daya, tetapi seiring waktu dapat menambah tagihan listrik," ucap Josh Leclair, ahli listrik dan pemilik Village Home Services di Massachusetts.

Selain kenaikan tagihan listrik, Brendan McCarthy, CEO dan Pemilik SALT Service Company di Austin, Texas, Amerika Serikat, alasan lain yang jauh lebih besar adalah keamanan dan memperpanjang masa pakai pengisi daya Anda," 

"Membiarkannya tetap terpasang terus-menerus akan membuatnya tetap panas dan komponennya lebih cepat rusak," kata McCarthy.

Pengisi daya menghasilkan panas dan pada pengisi daya yang sudah tua atau rusak, hal itu dapat menimbulkan risiko kebakaran. 

Baca juga: 6 Barang Elektronik yang Harus Dicabut Saat Listrik Padam 

Bahaya lain membiarkan pengisi daya tercolok ke stopkontak 

Ilustrasi stopkontak ekstensi, kabel colokan, kabel ekstensiSHUTTERSTOCK/HENRY SUDARMAN Ilustrasi stopkontak ekstensi, kabel colokan, kabel ekstensi
Ya, risiko kebakaran dan energi vampir adalah kekhawatiran utama saat membiarkan pengisi daya tetap tercolok ke stopkontak, tetapi ada alasan lain yang perlu dipertimbangkan juga, seperti kabel yang menjuntai serta anak-anak atau hewan peliharaan dapat terjepit atau tersandung.

Leclair mengatakan jika rumah memiliki hewan peliharaan atau anak kecil, kabel pengisi daya yang menjuntai juga bisa berbahaya. 

"Pengisi daya yang terpasang selalu beraliran listrik di ujungnya meski tidak terhubung ke ponsel, jadi gigitan atau tarikan yang tidak disengaja dapat merusak kabel dan mengekspos kabel beraliran listrik," Leclair memperingatkan. 

Ia juga mengatakan membiarkan pengisi daya tetap tercolok ke stopkontak sebenarnya menyebabkan usianya lambat, yang berarti kamu harus mengganti pengisi daya lebih cepat dari yang diperkirakan. 

Baca juga: Ini Barang Elektronik yang Harus Dicabut saat Hujan Petir 

Selain itu, ada kekhawatiran tentang kompatibilitas tegangan. Penting juga memastikan pengisi daya dan kabel kompatibel dengan tegangan yang sama.

"Masalah umum terjadi saat menggunakan pengisi daya cepat dengan kabel tegangan rendah," kata McCarthy.

Pengisi daya cepat menggunakan tegangan yang jauh lebih tinggi dan ini akan menyebabkan pengisi daya menjadi sangat panas karena tidak dapat menyalurkan daya secara efisien melalui kabel.

Hal ini menyebabkan bahaya panas berlebih, yang kemudian menyebabkan risiko kebakaran.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau