Penulis
KOMPAS.com - Banyak dari kita kerap terbiasa membiarkan charger atau pengisi daya ponsel maupun laptop dan peralatan lainnya tetap tercolok di stopkontak dan kabel ekstensi.
Bahkan pengisi daya ini dibiarkan tercolok sepanjang hari meski tidak digunakan. Mereka mengganggap tidak masalah membiarkannya tetap tercolok karena menggunakannya setiap hari dan memudahkan bila ingin memakainya kemudian.
Baca juga: Ini Barang Elektronik yang Bisa Sebabkan Tagihan Listrik Melonjak
Namun, para ahli listrik memperingatkan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut dari sekarang.
"Bahkan saat tidak ada yang terhubung, sebagian besar pengisi daya masih menggunakan sedikit daya, yang disebut 'beban hantu' atau 'daya vampir'. Ini tidak terlalu menguras daya, tetapi seiring waktu dapat menambah tagihan listrik," ucap Josh Leclair, ahli listrik dan pemilik Village Home Services di Massachusetts.
Selain kenaikan tagihan listrik, Brendan McCarthy, CEO dan Pemilik SALT Service Company di Austin, Texas, Amerika Serikat, alasan lain yang jauh lebih besar adalah keamanan dan memperpanjang masa pakai pengisi daya Anda,"
"Membiarkannya tetap terpasang terus-menerus akan membuatnya tetap panas dan komponennya lebih cepat rusak," kata McCarthy.
Pengisi daya menghasilkan panas dan pada pengisi daya yang sudah tua atau rusak, hal itu dapat menimbulkan risiko kebakaran.
Baca juga: 6 Barang Elektronik yang Harus Dicabut Saat Listrik Padam
Ilustrasi stopkontak ekstensi, kabel colokan, kabel ekstensiLeclair mengatakan jika rumah memiliki hewan peliharaan atau anak kecil, kabel pengisi daya yang menjuntai juga bisa berbahaya.
"Pengisi daya yang terpasang selalu beraliran listrik di ujungnya meski tidak terhubung ke ponsel, jadi gigitan atau tarikan yang tidak disengaja dapat merusak kabel dan mengekspos kabel beraliran listrik," Leclair memperingatkan.
Ia juga mengatakan membiarkan pengisi daya tetap tercolok ke stopkontak sebenarnya menyebabkan usianya lambat, yang berarti kamu harus mengganti pengisi daya lebih cepat dari yang diperkirakan.
Baca juga: Ini Barang Elektronik yang Harus Dicabut saat Hujan Petir
Selain itu, ada kekhawatiran tentang kompatibilitas tegangan. Penting juga memastikan pengisi daya dan kabel kompatibel dengan tegangan yang sama.
"Masalah umum terjadi saat menggunakan pengisi daya cepat dengan kabel tegangan rendah," kata McCarthy.
Pengisi daya cepat menggunakan tegangan yang jauh lebih tinggi dan ini akan menyebabkan pengisi daya menjadi sangat panas karena tidak dapat menyalurkan daya secara efisien melalui kabel.
Hal ini menyebabkan bahaya panas berlebih, yang kemudian menyebabkan risiko kebakaran.