Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kulkas Tidak Boleh Dicolokkan ke Kabel Ekstensi, Ini Penyebabnya

Kompas.com, 21 Oktober 2025, 07:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kabel ekstensi sering dianggap sebagai solusi praktis untuk menyalakan perangkat elektronik yang jauh dari stopkontak. 

Namun, di balik kepraktisannya, ada risiko besar jika kabel ekstensi digunakan untuk peralatan rumah tangga berdaya tinggi, seperti kulkas.

Alasan kulkas tidak boleh dicolokkan ke kabel ekstensi 

Kulkas memiliki karakteristik berbeda dibandingkan perangkat elektronik kecil, seperti charger ponsel atau lampu meja, yang biasanya dicolokkan ke kabel ekstensi. 

Selengkapnya, dilansir dari Tom's Guide, berikut adalah beberapa alasan kulkas tidak boleh dicolokkan ke kabel ekstensi.

Baca juga: 8 Barang Elektronik yang Tidak Boleh Dicolokkan ke Stopkontak Ekstensi

Kulkas butuh tegangan stabil

Kulkas adalah salah satu perangkat elektronik yang paling sensitif terhadap perubahan arus listrik. Mesin pendingin ini bekerja dengan sistem kompresor yang membutuhkan daya konstan untuk menjaga suhu tetap stabil di dalam ruang penyimpanan.

Ketika kulkas dicolokkan ke kabel ekstensi, tegangan listrik yang masuk tidak lagi sekuat arus langsung dari stopkontak. 

Hal ini terjadi karena adanya resistansi atau hambatan listrik di sepanjang kabel ekstensi. Semakin panjang kabel, semakin besar pula hambatan yang dihasilkan, sehingga tegangan listrik yang sampai ke kulkas menjadi lebih rendah dari seharusnya.

Kondisi tersebut membuat kulkas bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu dingin. Kompresor harus beroperasi lebih lama dan lebih berat, yang pada akhirnya bisa menyebabkan kompresor cepat panas dan rusak sebelum waktunya. 

Baca juga: 4 Kesalahan Menggunakan Kabel Ekstensi yang Harus Dihentikan

Dengan demikian, untuk jangka panjang, penggunaan kabel ekstensi dapat memperpendek umur kulkas dan meningkatkan konsumsi listrik.

Risiko komponen kulkas rusak

Selain masalah penurunan tegangan, kabel ekstensi juga rentan mengalami fluktuasi daya. Arus listrik yang naik turun, meski dalam skala kecil, dapat berdampak besar bagi kulkas.

Setiap kali daya tidak stabil, suhu di dalam kulkas bisa ikut berubah. Akibatnya, proses pendinginan menjadi tidak efisien dan makanan lebih cepat rusak. 

Dalam jangka waktu lama, fluktuasi daya ini bisa menyebabkan kerusakan pada sistem pendingin dan papan sirkuit di dalam kulkas. 

Baca juga: Jangan Colokkan Mesin Cuci ke Kabel Ekstensi, Ahli Ingatkan Bahayanya

Bahkan dalam beberapa kasus, lonjakan arus listrik bisa menimbulkan percikan api yang berpotensi memicu kebakaran.

Bagaimana jika terpaksa mencolokkan kulkas ke kabel ekstensi?

Ada kondisi tertentu di mana stopkontak berada jauh dari posisi kulkas, sehingga penggunaan kabel ekstensi pun tidak terhindarkan. 

Jika memang harus dilakukan, penting untuk memilih kabel ekstensi dengan kualitas premium.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau