Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menemukan Sarang Tikus di Rumah dan Menyingkirkannya

Kompas.com, 4 November 2025, 07:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Kotoran atau tikus yang berlarian di sepanjang papan lis atau plafon menunjukkan kemungkinan adanya sarang tersembunyi di dekatnya.

Namun, menemukan sarang tikus cukup sulit. Memahami kebiasaan tikus dapat mempermudah menemukan serta menyingkirkan sarangnya dan mencegahnya datang kembali rumah. 

Baca juga: 5 Cara Tikus Masuk ke Rumah yang Tidak Terduga, Waspada!

Perlu diketahui, tikus dapat menyebarkan berbagai penyakit yang dapat menginfeksi manusia, seperti leptospirosis, hantavirus, juga demam gigitan tikus. 

Jika memiliki tikus di rumah, singkirkan sarangnya untuk mencegahnya kembali. Selalu gunakan sarung tangan dan masker pelindung saat membersihkan area yang pernah didatangi tikus.

Tanda tikus bersarang di rumah 

Ilustrasi tikus masuk ke rumah.Unsplash/jcotten Ilustrasi tikus masuk ke rumah.
Ada sejumlah tanda yang menunjukkan tikus bersarang di dalam rumah seperti dilansir dari The Spruce, Selasa (4/11/2025). 

  • Adanya kotoran di sekitar atau dekat tempat yang dicurigai terdapat tikus 

Kotoran tikus menjadi tanda paling mudah yang dikenali. Biasanya, kamu akan menemukan kotoran tikus di area yang sering dilaluinya.

  • Kain, kertas, kardus, dan bahan lain yang disobek-sobek tikus untuk membuat sarang

Selanjutnya, tanda tikus bersarang di rumah adalah kain, kertas, kardus, dan bahan lain yang disobek-sobek tikus. Tikus merobeknya untuk membuat sarang. 

Baca juga: 10 Aroma yang Tidak Disukai Tikus, Hilang Selamanya dari Rumah

  • Celah di antara dinding, papan skirting, atau lis dinding

Tikus dapat menyusut hingga ukuran sangat kecil, jadi jika melihat lubang yang tampak mencurigakan atau terdapat kotoran di dekatnya, ada kemungkinan tikus menggunakannya sebagai pintu masuk ke sarang di dinding.

  • Area furnitur yang rusak atau terganggu

Terakhir, tanda tikus bersarang di rumah adalah furnitur yang rusak. Tikus juga dapat bersarang di belakang atau dalam furnitur yang jarang digunakan karena furnitur tersebut menyediakan tempat gelap serta tertutup untuk sarang yang nyaman. 

Jika tidak berada di dalam furnitur, tikus mungkin merobek-robek pelapis furnitur untuk mendapatkan bahan sarang. 

Tempat tikus suka membangun sarang

Tikus tidak suka berkeliaran jauh dari sumber makanannya dan cenderung memilih tempat  gelap, tertutup, sunyi, juga tersembunyi.

Tempat ini bisa berupa dinding, tempat kamu mungkin mendengarnya berlarian pada malam hari. Ruang merangkak, loteng, dan ruang bawah tanah adalah wilayah utama sarang tikus.

Tikus mungkin menemukan jalan masuk ke laci di ruangan yang jarang digunakan atau menggali ke dalam furnitur di ruangan yang jarang dikunjungi.

Tikus dapat menemukan jalan masuk ke kompartemen motor peralatan untuk membuat sarang dan dalam prosesnya, mengunyah kabel.

Kamu akan menemukan tikus di gudang luar ruangan, tumpukan puing, dan area lain yang mudah disembunyikan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau