Penulis
KOMPAS.com - Spons dapur digunakan tidak hanya digunakan untuk mencuci piring, tapi juga membersihkan meja dapur dan menggosok wastafel.
Tak heran, bila spons dapur menjadi salah satu barang paling kotor di rumah, termasuk menampung kuman dan bakteri.
Baca juga: 8 Barang yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Spons
Menurut National Science Foundation, spons dapur menjadi salah satu barang paling kotor di rumah.
Kebanyakan spons tidak pernah benar-benar kering dan memiliki celah untuk menjebak kotoran, menjadikannya tempat berkembang biak sempurna bagi bakteri, termasuk E. coli, yang dapat menyebabkan kontaminasi pada permukaan dan produk makanan.
Setelah hanya dua minggu, spons dapat mengandung sekitar delapan juta bakteri. Saat kita menggunakan spons dapur yang kotor, bakteri dapat berpindah ke tangan dan makanan yang kita siapkan atau makan.
Tentu saja, spons dapat harus dibersihkan setidaknya sekali sehari, sebaiknya setelah setiap penggunaan.
Sebaiknya, gunakan spons yang berbeda untuk tugas berbeda. Menggunakan spons yang sama untuk membersihkan meja dapur atau tumpahan di lantai, lalu untuk mencuci piring, meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
Untuk penggantian, spons dapur harus diganti setidaknya setiap dua minggu; penggantian mingguan bahkan lebih aman.
Baca juga: 5 Jenis Spons Dapur yang Wajib Dimiliki di Rumah
Ilustrasi spons.Jika tidak ada yang cocok untuk kamu, spons dapur harus diganti. Berikut empat cara membersihkan spons dapur.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menemukan bahwa memanaskan spons dapur dalam microwave dapat membunuh 99,99 persen bakteri.
Jangan memanaskan spons yang mengandung komponen logam dalam microwave.
Bahan yang dibutuhkan: apons, air, mangkuk tahan microwave, microwave, rak pengering
1. Bilas spons dari kotoran yang terlihat dan basahi dengan air.
2. Letakkan spons dapur di mangkuk tahan microwave.