KOMPAS.com - Mencuci pakaian dengan air panas biasanya dilakukan untuk menghilangkan noda membandel, seperti lumpur, lemak, dan minyak.
Selain itu, air panas dapat menghilangkan kuman dan bakteri pada pakaian dengan lebih efektif dibanding air dingin, terlebih pada pakaian yang dikenakan sehabis sakit.
Baca juga: 6 Dampak Buruk Mencuci Pakaian dengan Air Sadah
"Air panas dapat digunakan untuk mensterilkan dan merawat barang yang rentan kuman, seperti handuk piring, pakaian bayi," ucap Jessica Ek, pakar binatu dan Wakil Presiden Asosiasi di American Cleaning Institute (ACI).
Rechelle Balanzat, CEO perusahaan jasa binatu Juliette, menjelaskan air dingin adalah sahabat pakaian, air dingin lebih lembut, mencegah kerusakan, serta membuat pakaian tetap awet dan tidak mudah lecek.
Namun, ada beberapa material pakaian yang tidak boleh dicuci dengan air panas karena dapat merusaknya.
Nah, dilansir The Spruce, Rabu (3/12/2025), berikut sejumlah pakaian yang tidak boleh dicuci dengan air panas.
Ilustrasi keranjang cucian, Ilustrasi mencuci pakaian."Mencuci pakaian wol menggunakan air panas membuat serat wol akan saling menempel secara permanen dan menyusut, seperti pakaian boneka,” kata Matt O'Connor, CEO jasa binatu NoScrubs Laundry Delivery di Amerika Serikat.
Selain itu, mencuci pakaian dengan air panas dapat menyebabkan kain menggumpal. Untuk itu, sebaiknya, mencuci pakain wol dan kasmir dengan air dingin atau hangat-hangat kuku dengan mode lembut pada mesin cuci.
Baca juga: 6 Kesalahan Mencuci Pakaian Berwarna yang Bikin Luntur dan Rusak
Selanjutnya, pakaian yang tidak boleh dicuci dengan air panas adalah pakaian berbahan halus, seperti sutra, renda, sintetis polyurethane (PU Leather) viscose, nilon, poliester, dan rayon.
Mencuci pakaian ini dengan air panas dapat membuat kain mudah rusak dan menyusut, memudar warnanya, serta kehilangan kilaunya.
"Gunakan detergen lembut dan air dingin untuk mencuci pakaian ini," jelas Balanzat.
Kamu mungkin berpikir pakaian yang menyerap keringat akan mengandung banyak bakteri sehingga perlu membersihkan dengan air panas.
Balanzat menjelaskan, sebagian besar, pakaian olahraga terbuat dari bahan elastis agar nyaman dikenakan. Mencucinya dengan air panas dapat mengurangi keelastisan bahan seiring waktu.
Pakaian olahraga yang terbuat dari material spandeks, nilon, lycra, dan jersey, harus dicuci dengan air dingin. Air panas akan merusak serat kain, menyusut, dan warna pakaian memudar.
Baca juga: Jumlah Detergen yang Tepat untuk Mencuci Pakaian, Jangan Asal