Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Jenis Sayuran yang Paling Cocok Ditanam di Tempat Panas

Kompas.com, 30 Desember 2025, 17:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Saat cuaca terlalu panas, banyak tanaman pangan mudah layu dan hasil panen pun menurun. Namun, kondisi ini tidak berlaku untuk semua tanaman.

Beberapa jenis sayuran justru mampu tumbuh optimal di suhu tinggi, bahkan saat tanaman lain mulai stres.

Dengan memilih varietas yang tepat, kebun tetap bisa produktif sepanjang musim panas, termasuk saat terjadi gelombang panas.

Tanaman sayur yang tahan panas 

Dilansir dari Martha Stewart, berikut ini 7 jenis sayuran tahan panas yang direkomendasikan para ahli karena tetap tumbuh subur meski dalam suhu panas.

Baca juga: 8 Sayuran yang Paling Mudah Ditanam di Dalam Rumah

Okra

Okra dikenal sebagai tanaman yang sangat tahan panas dan banyak dibudidayakan di wilayah beriklim hangat.

Tanaman ini dapat tumbuh optimal pada suhu hangat, bahkan masih bertahan pada suhu yang lebih tinggi.

Selain mudah tumbuh, okra juga serbaguna dalam pengolahan, mulai dari digoreng, dikukus, dipanggang, atau diasinkan.

Paprika dan cabai

Paprika dan cabai merupakan sayuran favorit musim panas yang mampu bertahan di suhu tinggi. Beberapa varietas bahkan tetap produktif meski dalam suhu yang tinggi.

Baca juga: Jangan Terlalu Sering Menyiram 10 Sayuran Ini, Bisa Layu dan Mati

Agar pertumbuhan tetap optimal, tanaman ini memerlukan penyiraman rutin satu hingga dua kali per minggu selama masa tanam.

Terong

Terong termasuk tanaman yang menyukai suhu hangat. Dengan nutrisi yang cukup, tanaman ini dapat berproduksi secara konsisten sepanjang musim panas.

Terong tumbuh ideal pada hangat dan masih toleran terhadap lonjakan panas dalam waktu singkat. Penyiraman teratur sangat dibutuhkan, terutama saat tanaman mulai berbuah.

Tomat

Tomat menjadi salah satu tanaman paling populer untuk ditanam di musim panas. Beberapa varietas tertentu dikenal lebih tahan terhadap suhu tinggi dan tetap berbuah lebat di cuaca panas.

Baca juga: 6 Sayuran yang Tidak Boleh Ditanam di Dekat Wortel

Varietas tomat tahan panas mampu tumbuh optimal asalkan mendapat nutrisi dan air yang cukup.

Kacang panjang

Berbeda dengan beberapa jenis kacang yang menyukai cuaca sejuk, kacang panjang justru tumbuh baik pada suhu tinggi.

Tanaman ini relatif toleran terhadap kondisi kering. Namun, untuk hasil panen maksimal, kacang panjang tetap membutuhkan penyiraman rutin.

Karena bersifat merambat, tanaman kacang panjang sebaiknya juga ditanam dengan ajir atau para-para.

Baca juga: 5 Sisa Sayuran yang Mudah Ditanam Kembali di Air

Ubi jalar 

Ubi jalar dikenal sebagai tanaman yang kuat dan produktif pada cuaca panas. Tanaman ini tetap mampu menghasilkan umbi dengan baik meski suhu tinggi.

Selain sebagai sumber pangan, ubi jalar juga berfungsi sebagai penutup tanah alami yang membantu menekan gulma dan menjaga kelembapan tanah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau