Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Barang Rumah Tangga yang Bisa Dipakai untuk Menyemai Benih

Kompas.com, 30 Januari 2026, 15:45 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Baik pemula maupun pekebun berpengalaman, banyak yang mengira menyemai benih membutuhkan banyak perlengkapan khusus.

Padahal, menurut para ahli kebun, selain media tanam yang baik dan benih berkualitas, sebagian besar kebutuhan menyemai sebenarnya bisa ditemukan di sekitar rumah.

Wadah untuk menyemai benih 

Ilustrasi kaleng minuman bersoda. Dok. Unsplash/Charlie Wollborg Ilustrasi kaleng minuman bersoda.

Sebelum membeli wadah semai di toko, ada baiknya kamu mencoba sejumlah barang rumah tangga ternyata bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyemai benih.

Dilansir dari The Spruce, berikut ini 7 barang rumah tangga yang bisa digunakan untuk menyemai benih.

Baca juga: 8 Barang Rumah Tangga yang Dapat Dicuci di Mesin Cuci

Karton telur

Karton telur berbahan kardus dapat dijadikan wadah semai karena mudah terurai dan membantu menjaga benih tetap tersusun rapi.

Carrie Spoonmore, salah satu pengembang aplikasi perencanaan kebun From Seed to Spoon, mengatakan karton telur paling cocok untuk benih kecil, seperti tanaman herba, selada, atau bunga.

Untuk benih berukuran besar, seperti bunga matahari, karton telur kurang ideal karena tanaman akan cepat kekurangan ruang.

Saat bibit siap dipindahkan ke kebun, karton dapat langsung ditanam ke dalam tanah sehingga membantu mengurangi stres akibat pemindahan.

Baca juga: 7 Barang Rumah Tangga yang Sebaiknya Tidak Disumbangkan

Gelas kertas

Gelas kertas bekas minuman juga bisa digunakan untuk menyemai benih. John Coykendall, ahli kebun di Blackberry Farm, menyarankan agar bagian bawah gelas dilubangi untuk drainase.

Wadah ini cocok untuk berbagai jenis bibit, terutama yang membutuhkan ruang lebih besar.

Namun, berbeda dengan karton telur, bibit sebaiknya dikeluarkan dari gelas sebelum ditanam ke tanah karena lapisan lilin di dalam gelas memerlukan waktu lama untuk terurai dan bisa menghambat pertumbuhan akar.

Kotak kardus pendek

Kotak kardus pendek dan lebar dapat dimanfaatkan untuk menyemai banyak benih sekaligus. Caranya, isi kotak dengan media semai, taburkan benih, lalu siram secukupnya.

Baca juga: 5 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dicat, Ini Risikonya!

Setelah tumbuh, kotak tersebut dapat diperlakukan seperti bedeng kecil dengan melakukan penjarangan bila bibit terlalu rapat.

Saat dipindahkan ke kebun, kardus perlu disobek terlebih dahulu. Meski bisa terurai di tanah, kardus tebal memerlukan waktu lama untuk hancur sehingga tidak disarankan ditanam langsung bersama tanaman.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau