Penulis
KOMPAS.com - Baik pemula maupun pekebun berpengalaman, banyak yang mengira menyemai benih membutuhkan banyak perlengkapan khusus.
Padahal, menurut para ahli kebun, selain media tanam yang baik dan benih berkualitas, sebagian besar kebutuhan menyemai sebenarnya bisa ditemukan di sekitar rumah.
Ilustrasi kaleng minuman bersoda. Sebelum membeli wadah semai di toko, ada baiknya kamu mencoba sejumlah barang rumah tangga ternyata bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyemai benih.
Dilansir dari The Spruce, berikut ini 7 barang rumah tangga yang bisa digunakan untuk menyemai benih.
Baca juga: 8 Barang Rumah Tangga yang Dapat Dicuci di Mesin Cuci
Karton telur berbahan kardus dapat dijadikan wadah semai karena mudah terurai dan membantu menjaga benih tetap tersusun rapi.
Carrie Spoonmore, salah satu pengembang aplikasi perencanaan kebun From Seed to Spoon, mengatakan karton telur paling cocok untuk benih kecil, seperti tanaman herba, selada, atau bunga.
Untuk benih berukuran besar, seperti bunga matahari, karton telur kurang ideal karena tanaman akan cepat kekurangan ruang.
Saat bibit siap dipindahkan ke kebun, karton dapat langsung ditanam ke dalam tanah sehingga membantu mengurangi stres akibat pemindahan.
Baca juga: 7 Barang Rumah Tangga yang Sebaiknya Tidak Disumbangkan
Gelas kertas bekas minuman juga bisa digunakan untuk menyemai benih. John Coykendall, ahli kebun di Blackberry Farm, menyarankan agar bagian bawah gelas dilubangi untuk drainase.
Wadah ini cocok untuk berbagai jenis bibit, terutama yang membutuhkan ruang lebih besar.
Namun, berbeda dengan karton telur, bibit sebaiknya dikeluarkan dari gelas sebelum ditanam ke tanah karena lapisan lilin di dalam gelas memerlukan waktu lama untuk terurai dan bisa menghambat pertumbuhan akar.
Kotak kardus pendek dan lebar dapat dimanfaatkan untuk menyemai banyak benih sekaligus. Caranya, isi kotak dengan media semai, taburkan benih, lalu siram secukupnya.
Baca juga: 5 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dicat, Ini Risikonya!
Setelah tumbuh, kotak tersebut dapat diperlakukan seperti bedeng kecil dengan melakukan penjarangan bila bibit terlalu rapat.
Saat dipindahkan ke kebun, kardus perlu disobek terlebih dahulu. Meski bisa terurai di tanah, kardus tebal memerlukan waktu lama untuk hancur sehingga tidak disarankan ditanam langsung bersama tanaman.