Penulis
KOMPAS.com - Menghemat energi tidak selalu berarti harus mengorbankan kenyamanan. Kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari justru bisa memberi dampak besar pada konsumsi listrik dan tagihan bulanan.
Menurut Wakil Presiden Eksekutif Nashville Electric Service (NES), Brent Baker, upaya penghematan listrik tidak harus mahal atau rumit. Dengan kebiasaan yang mudah dilakukan dan bersifat universal, siapa pun bisa mulai menekan penggunaan listrik di rumah.
Dilansir dari Martha Stewart, berikut ini 5 cara hemat energi yang dapat diterapkan sehari-hari.
Menjaga udara sejuk tetap berada di dalam ruangan membuat sistem pendingin tidak perlu bekerja terlalu keras.
Baca juga: Ini Suhu Kulkas Paling Ideal agar Hemat Listrik dan Makanan Lebih Awet
“Tutup kebocoran udara di sekitar pintu, jendela, dan akses loteng menggunakan dempul atau karet penahan angin agar udara dingin tetap di dalam dan udara panas tetap di luar,” ujar Baker.
Semakin ringan kerja alat pendingin, semakin kecil pula konsumsi energi dan biaya listrik yang harus dibayar.
Menutup tirai di sisi rumah yang terkena sinar matahari langsung dapat membantu menurunkan suhu ruangan tanpa menyalakan AC atau kipas.
Sebaliknya, membuka tirai di sisi rumah yang teduh memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam rumah.
Dengan begitu, penggunaan lampu pada siang hari bisa dikurangi sehingga konsumsi listrik ikut ditekan.
Baca juga: 5 Peralatan Elektronik yang Sering Bikin Tagihan Listrik Tinggi
Menyalakan kipas plafon lebih hemat energi dibandingkan menurunkan suhu pendingin ruangan. Kipas membantu tubuh terasa lebih sejuk dengan konsumsi listrik yang lebih kecil.
Akan tetapi, Baker mengingatkan bahwa kipas tidak mendinginkan ruangan, melainkan orang yang berada di sekitarnya. Karena itu, kipas sebaiknya dimatikan ketika ruangan tidak digunakan.
Jika pemasangan panel surya belum memungkinkan, sinar matahari tetap bisa dimanfaatkan dengan cara sederhana.
Pada hari panas, pakaian bisa dicuci dengan air dingin lalu dijemur di luar rumah. Menjemur pakaian tidak membutuhkan listrik dan tidak memerlukan biaya tambahan.
Baca juga: Bolehkah Stopkontak Listrik Dicat?
Selain itu, lampu luar ruangan bertenaga surya dapat digunakan untuk penerangan pada malam hari.
Lampu ini akan menyala otomatis saat matahari terbenam dan menciptakan suasana yang nyaman.
Perangkat elektronik seperti charger, televisi, dan mesin kopi tetap dapat mengonsumsi listrik meskipun dalam kondisi mati. Konsumsi ini dikenal sebagai phantom power.
Untuk menghindarinya, perangkat yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari stopkontak atau dihubungkan ke power strip dengan tombol mati.
“Jika hendak bepergian, matikan pemanas air dan cabut perangkat elektronik yang tidak dipakai agar tidak ada energi yang terbuang sia-sia,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang