Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Menanam Jagung di Halaman Rumah agar Tumbuh dan Bisa Panen

Kompas.com, 25 Februari 2026, 20:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Menanam jagung di halaman belakang rumah bukanlah hal yang rumit, asalkan lingkungan rumah memiliki cuaca hangat, sinar matahari melimpah, dan ruang yang cukup. 

Jagung manis (Zea mays) dikenal sebagai tanaman yang tumbuh cepat dengan batang tinggi dan daun hijau cerah. Dalam kondisi ideal, satu tanaman jagung biasanya menghasilkan satu hingga dua tongkol yang manis dan segar. 

Pilihan varietasnya pun beragam, mulai dari biji berwarna kuning, putih, dwikolor, hingga varietas dengan warna unik.

Tips menanam jagung di halaman rumah 

Ilustrasi jagung, tanaman jagung. PIXABAY/RALPH Ilustrasi jagung, tanaman jagung.

Dirangkum dari The Spruce, berikut adalah beberapa tips menanam jagung di halaman rumah agar bisa panen:

Baca juga: Cara Menanam Jahe dari Rimpang yang Dibeli di Pasar

Pilih lokasi terbaik

Pilih lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh sepanjang hari dengan tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik. 

Jagung tumbuh optimal di tanah dengan pH sedikit asam hingga netral. Karena penyerbukannya mengandalkan angin, jagung sebaiknya ditanam dalam kelompok atau blok, bukan satu baris panjang, agar proses penyerbukan berjalan maksimal.

Perlu diperhatikan bahwa batang jagung yang tinggi dapat menaungi tanaman lain. Oleh karena itu, jagung sebaiknya ditanam di sisi kebun yang tidak menghalangi tanaman berukuran kecil.

Hindari area yang terlalu berangin karena batang jagung mudah roboh. Jika kebun cukup terbuka, timbun tanah di sekitar pangkal batang saat tanaman tumbuh untuk menambah kestabilan.

Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Pohon Alpukat di Halaman Rumah

Cara menanam jagung

Jagung manis adalah tanaman cuaca hangat dengan masa panen sekitar 60 hingga 100 hari, tergantung varietas. Jagung tidak cocok dipindahkan, sehingga benih harus langsung ditanam di tanah.

Tanam benih sedalam sekitar 2,5 cm dengan jarak 15-30 cm antar benih. Susun dalam blok minimal empat baris dengan jarak antarbaris sekitar 75 cm untuk meningkatkan keberhasilan penyerbukan. 

Untuk panen berkelanjutan, kamu bisa menanam benih setiap 12-14 hari atau memilih varietas dengan waktu panen berbeda.

Perawatan tanaman jagung 

Jagung manis membutuhkan minimal enam jam sinar matahari penuh setiap hari. Tanah harus dijaga tetap lembap namun tidak becek.  

Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Tanaman Terong agar Terus Berbuah

Jika curah hujan kurang, penyiraman tambahan sangat diperlukan. Pemberian mulsa di sekitar tanaman membantu menjaga kelembapan tanah.

Dari sisi nutrisi, jagung termasuk tanaman “rakus” unsur hara. Tanah yang sudah diperkaya kompos tetap memerlukan pupuk tambahan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau