Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Cangkang Telur untuk Tanaman Tomat, Bisa Perbanyak Hasil Panen

Kompas.com, 26 Februari 2026, 16:03 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Dalam budidaya tomat, pemilihan pupuk tidak hanya soal nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK). Tanaman tomat juga membutuhkan kalsium, magnesium, besi, sulfur, serta unsur mikro lainnya.

Cangkang telur dikenal sebagai sumber kalsium alami yang sering digunakan dalam pupuk organik buatan sendiri, maupun sebagai tambahan pada pupuk komersial.

Pemupukan yang tepat menjadi kunci untuk menghasilkan tanaman tomat yang sehat, tahan penyakit, dan berbuah lebat.

Manfaat cangkang telur bagi tanaman tomat

Dilansir dari Gardening Know How, penggunaan cangkang telur pada tanaman tomat tidak hanya berfungsi sebagai pupuk alami, tapi juga memberi beberapa manfaat lain, antara lain:

Baca juga: 5 Cara Menanam Tomat di Balkon agar Panen Melimpah

Pertama, cangkang telur dapat menambah kalsium dan unsur hara lain ke dalam tanah secara alami.

Setelah dihancurkan dan dicampurkan ke tanah, kandungan nutrisinya dapat diserap oleh akar tanaman.

Kedua, peningkatan kadar kalsium membantu mencegah terjadinya busuk ujung buah. Penyakit ini kerap membuat hasil panen gagal karena buah membusuk sebelum matang sempurna.

Ketiga, cangkang telur yang dicampurkan ke tanah dapat memperbaiki struktur tanah. Tanah menjadi lebih gembur sehingga aliran air dan oksigen ke akar tanaman lebih lancar.

Keempat, bagi tanah yang bersifat asam, sifat alkalis cangkang telur dapat membantu menurunkan tingkat keasaman (pH) meski tidak secara drastis.

Baca juga: Cara Menanam Tomat di Dalam Ruangan agar Panen Sepanjang Tahun

Selain itu, pecahan cangkang telur juga dapat berfungsi sebagai penghalang alami bagi siput dan slug.

Teksturnya yang tajam dan kering membuat hewan tersebut enggan mendekati tanaman tomat.

Apakah cangkang telur cukup sebagai pupuk?

Meski bermanfaat, cangkang telur tidak dapat dijadikan satu-satunya sumber pupuk. Tanaman tomat termasuk tanaman yang membutuhkan banyak nutrisi sepanjang masa pertumbuhan.

Oleh karena itu, cangkang telur sebaiknya digunakan sebagai pelengkap kompos atau pupuk utama yang sudah mengandung unsur hara lengkap.

Cara membuat pupuk cangkang telur

Sebelum digunakan, cangkang telur sebaiknya dicuci dan dikeringkan terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan sisa putih telur yang dapat menimbulkan bau tidak sedap jika dibiarkan.

Baca juga: 5 Tips Menyimpan Tomat agar Segar Berminggu-minggu

Setelah kering, cangkang telur perlu dihancurkan hingga menjadi bagian yang sangat kecil.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau