KOMPAS.com - Membersihkan rumah penting dilakukan untuk menjaga hunian tetap sehat dan nyaman.
Namun, tanpa disadari, ada beberapa kegiatan membersihkan rumah dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan hewan peliharaan, baik anjing maupun putih.
Baca juga: 7 Manfaat Pasta Gigi untuk Membersihkan Rumah
Mulai dari, penggunaan produk pembersih yang tidak tepat hingga lantai yang tidak dikeringkan sepenuhnya.
Paparan bahan kimia tertentu bisa menyebabkan iritasi pada mata dan kulit hingga gangguan pernapasan. Karena itu, penting berhati-hati saat membersihkan rumah jika memiliki sahabat bulu.
Dikutip dari Better Homes and Gardens, Jumat (6/3/2026), berikut sejumlah kesalahan membersihkan rumah yang membahayakan hewan peliharaan.
Ilustrasi membersihkan rumah.Uap dari bahan kimia keras dapat mengiritasi sistem pernapasan hewan peliharaan. Jika hidung atau kaki sahabat bulu tidak sengaja menyentuh permukaan yang telah dibersihkan, hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti iritasi kulit hingga kerusakan organ yang serius.
Karena itu, sebaiknya, hindari menggunakan produk pembersih yang mengandung bahan berbahaya.
Di sisi lain, solusi pembersih "alami" pun terkadang belum tentu aman. Misalnya, campuran berbahan dasar jeruk dapat mengiritasi mulut atau kulit hewan peliharaan jika tidak sengaja menjilat atau menelannya meski dalam jumlah sedikit.
Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Karpet
Untuk mencegahnya, gunakan produk aman untuk hewan peliharaan. Pilih pembersih berbasis enzim untuk saluran air atau pilih solusi sederhana dengan satu bahan, seperti cuka putih encer atau baking soda.
Pastikan sirkulasi udara tetap lancar, simpan semua perlengkapan pembersih dengan aman, serta bilas permukaan yang telah dibersihkan secara menyeluruh sebelum mengizinkan hewan peliharaan masuk kembali.
Selanjutnya, kesalahan membersihkan rumah yang membahayakan hewan peliharaan adalah menggunakan wewangian yang kuat.
Penggunaan lilin, pengharum ruangan, atau diffuser minyak aromaterapi terkadang perlu dilakukan untuk menutupi bau hewan peliharaan serta mengharumkan rumah.
Sayangnya, beberapa produk wewangian berisiko bagi hewan peliharaan. Misalnya, beberapa minyak esensial dapat bersifat toksik bagi hewan, khususnya kucing.
Kucing memiliki kekurangan enzim hati yang dibutuhkan untuk memproses senyawa tertentu yang terdapat dalam minyak, seperti minyak pohon teh dan minyak peppermint.