Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kesalahan Membersihkan Rumah yang Membahayakan Hewan Peliharaan

Kompas.com, 6 Maret 2026, 14:31 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Membersihkan rumah penting dilakukan untuk menjaga hunian tetap sehat dan nyaman.

Namun, tanpa disadari, ada beberapa kegiatan membersihkan rumah dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan hewan peliharaan, baik anjing maupun putih.  

Baca juga: 7 Manfaat Pasta Gigi untuk Membersihkan Rumah 

Mulai dari, penggunaan produk pembersih yang tidak tepat hingga lantai yang tidak dikeringkan sepenuhnya.

Paparan bahan kimia tertentu bisa menyebabkan iritasi pada mata dan kulit hingga gangguan pernapasan. Karena itu, penting berhati-hati saat membersihkan rumah jika memiliki sahabat bulu. 

Dikutip dari Better Homes and Gardens, Jumat (6/3/2026), berikut sejumlah kesalahan membersihkan rumah yang membahayakan hewan peliharaan. 

Penggunaan bahan kimia berbahaya

Ilustrasi membersihkan rumah.Shutterstock/Marian Weyo Ilustrasi membersihkan rumah.
Banyak dari produk pembersih, seperti pemutih, amonia, atau pembersih saluran air kadar tinggi, dapat menimbulkan risiko serius bagi anabul. 

Uap dari bahan kimia keras dapat mengiritasi sistem pernapasan hewan peliharaan. Jika hidung atau kaki sahabat bulu tidak sengaja menyentuh permukaan yang telah dibersihkan, hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti iritasi kulit hingga kerusakan organ yang serius.

Karena itu, sebaiknya, hindari menggunakan produk pembersih yang mengandung bahan berbahaya. 

Di sisi lain, solusi pembersih "alami" pun terkadang belum tentu aman. Misalnya, campuran berbahan dasar jeruk dapat mengiritasi mulut atau kulit hewan peliharaan jika tidak sengaja menjilat atau menelannya meski dalam jumlah sedikit. 

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Karpet

Untuk mencegahnya, gunakan produk aman untuk hewan peliharaan. Pilih pembersih berbasis enzim untuk saluran air atau pilih solusi sederhana dengan satu bahan, seperti cuka putih encer atau baking soda. 

Pastikan sirkulasi udara tetap lancar, simpan semua perlengkapan pembersih dengan aman, serta bilas permukaan yang telah dibersihkan secara menyeluruh sebelum mengizinkan hewan peliharaan masuk kembali. 

Menggunakan wewangian yang kuat

Selanjutnya, kesalahan membersihkan rumah yang membahayakan hewan peliharaan adalah menggunakan wewangian yang kuat. 

Penggunaan lilin, pengharum ruangan, atau diffuser minyak aromaterapi terkadang perlu dilakukan untuk menutupi bau hewan peliharaan serta mengharumkan rumah. 

Sayangnya, beberapa produk wewangian berisiko bagi hewan peliharaan. Misalnya, beberapa minyak esensial dapat bersifat toksik bagi hewan, khususnya kucing.

Kucing memiliki kekurangan enzim hati yang dibutuhkan untuk memproses senyawa tertentu yang terdapat dalam minyak, seperti minyak pohon teh dan minyak peppermint. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau