Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karat Membandel di Besi? Coba Bersihkan Pakai Lemon

Kompas.com, 15 Maret 2026, 13:49 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Noda karat pada benda berbahan logam sering kali sulit dihilangkan, terutama jika sudah lama menempel. Namun, jika Anda memiliki lemon di dapur, bahan alami ini bisa dicoba sebagai solusi sederhana untuk membantu membersihkan karat.

Meski demikian, para ahli kebersihan mengingatkan bahwa lemon bukanlah solusi ajaib untuk semua jenis karat.

"Saya memang pernah menggunakan jus lemon untuk mengurangi noda karat ringan, tetapi itu bukan solusi ajaib,” kata Tasha Baj, seorang pembersih profesional di Miss Queen House Cleaning," dikutip dari The Spruce.

Menurut Baj, metode membersihkan karat pada besi ini paling efektif digunakan ketika karat masih baru dan berada pada permukaan yang tidak berpori.

Membersihkan karat dengan lemon dengan Lemon

Saat menggunakan jus lemon untuk mengatasi noda karat, Baj biasanya memulai dengan menaburkan soda kue pada bagian yang berkarat. Setelah itu, ia memeras jus lemon di atasnya.

Baca juga: Cara Menanam Pohon Lemon dari Biji di Dalam Pot, Kapan Bisa Panen?

Campuran tersebut kemudian dibiarkan berbusa selama sekitar 10 menit. Setelah itu, noda digosok menggunakan kain atau spons hingga berangsur memudar.

Metode lemon untuk membersihkan karat ini bekerja karena buahnya mengandung senyawa asam yang dapat membantu memecah karat.

Mengapa membersihkan karat dengan lemon cukup efektif?

Lemon memang mengandung asam sitrat, senyawa yang dapat membantu memecah karat dan noda karat.

Meski demikian, penggunaan lemon saja tidak selalu menjadi cara paling efektif untuk menghilangkan karat.

Lemon bukanlah pembersih yang sangat kuat dan sering kali meninggalkan residu lengket setelah digunakan.

Karena itu, alternatif lain, yakni membuat sendiri pembersih karat menggunakan asam sitrat food-grade atau produk yang mengandung asam sitrat, seperti bahan pencuci piring.

Baca juga: 7 Manfaat Lemon yang Tidak Terduga, Bisa Jadi Pembersih Alami

Untuk membersihkan karat menggunakan asam sitrat, Anda dapat mencampurkan dua sendok makan produk yang mengandung asam sitrat ke dalam semangkuk air hangat.

Setelah itu, rendam benda berkarat selama beberapa menit. Jika karat terdapat pada permukaan besar, larutan tersebut juga bisa dioleskan langsung pada bagian yang berkarat.

Langkah terakhir adalah membilas permukaan tersebut dengan air bersih, lalu mengeringkannya.

Meski praktis, jus lemon tidak selalu efektif untuk semua jenis karat.

Karat lama pada permukaan berpori biasanya sulit dihilangkan dengan bahan alami ini. Contohnya adalah noda karat pada nat keramik atau bak mandi lama.

Untuk kasus-kasus tersebut, para ahli biasanya menggunakan penghilang karat atau pembersih yang mengandung asam oksalat.

Bahan tersebut dinilai lebih cepat bekerja dan dapat menghemat tenaga saat membersihkan karat yang membandel.

Baca juga: 7 Manfaat Lemon untuk Membersihkan Rumah

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau