Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awal Mula Grup Djarum Mengelola Kawasan Elit Hotel Indonesia

Kompas.com, 30 Maret 2026, 14:09 WIB
Muhammad Idris

Penulis

Dalam skema ini, pihak swasta bertugas membangun dan mengelola proyek dalam periode tertentu sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pemerintah.

Baca juga: Siapa Pemilik Central Park Mall yang Punya Taman Luas di Tengahnya?

Melalui perjanjian tersebut, PT Cipta Karya Bumi Indah membangun sejumlah aset utama, seperti hotel bintang lima Kempinski, pusat perbelanjaan Grand Indonesia West Mall dan East Mall, serta fasilitas parkir.

Sementara mengutip arsip pemberitaan KOMPAS.com 14 Maret 2016, Kuasa Hukum Grand Indonesia Juniver Girsang mengungkapkan alasan utama Grup Djarum bersedia mengelola kawasan tersebut dengan skema BOT adalah semata-mata pertimbangan pelestarian heritage.

"Djarum sangat peduli dengan budaya dan tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah. Karena itu, Djarum berani mengambil opsi BOT untuk pengelolaan kawasan Hotel Indonesia ketimbang skema lainnya. Ini tujuannya untuk melestarikan heritage yang ada di kawasan tersebut," jelasnya kala itu.

Djarum melalui Grand Indonesia harus membayar kompensasi tahunan kepada Hotel Indonesia Natour sebesar Rp 355 miliar pada 30 tahun pertama.

Sementara untuk perpanjangan BOT selama 20 tahun yaitu jangka waktu 2035-2055, Kompensasi yang dibayarkan adalah sebesar Rp 400 miliar.

Selanjutnya, pengembangan kawasan terus berlanjut dengan pembangunan dua gedung tinggi tambahan, yaitu Menara BCA dan Apartemen Kempinski,.

Baca juga: Siapa Pemilik Menara Eiffel dan Pengelolanya Sekarang?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau