JAKARTA, KOMPAS.com — Kamu mungkin pernah bertanya-tanya mengapa kucing suka melakukan gerakan seperti memijat manusia. Gerakan itu juga lebih mirip dengan gerakan menguleni. Kucing menggunakan kaki-kakinya untuk menekan-nekan kulit manusia, tapi tidak mencakarnya.
Perilaku menggaruk ringan dengan atau tanpa mendengkur adalah sesuatu yang dilakukan kucing dari segala usia. Memijat atau menguleni adalah perilaku yang umumnya berkembang pada kucing sejak masa kanak-kanak.
Baca juga: Mengapa Kucing Suka Berguling-guling di Tanah? Ini Alasannya
Menguleni dapat membantu merangsang ASI, jadi sebagian besar anak kucing menyusui melakukannya secara naluriah, jelas Jamie Richardson, Kepala Staf Medis di Small Door Veterinary, seperti dilansir Catster.
Ilustrasi kucing American shorthair.Perilaku ini sering kali berlanjut hingga dewasa dan ini bisa menjadi tanda bahwa kucing merasa bahagia tinggal bersama pemiliknya.
Baca juga: Ini Tanda Kucing Betina Sedang Berahi
Banyak kucing akan melanjutkan perilaku ini pada masa dewasa, sering kali ketika mereka merasa sangat puas. Ini tampaknya menjadi perilaku yang menenangkan dan merilekskan mereka, kata Richardson.
Lalu, kapan kucing melakukan gerakan memijat?
Memijat adalah cara kucing mengekspresikan betapa bahagianya mereka, tetapi ini juga bisa menjadi cara kucing mencoba menenangkan diri. Kucing yang stres mungkin meremas untuk menenangkan diri karena gerakan tersebut dapat membantu menghasilkan emosi yang menenangkan.
Baca juga: Kepemilikan Kucing yang Bertanggung Jawab di Indonesia Makin Disadari
Perilaku ini juga bisa menandakan kucing merasa harus mempertahankan teritorialnya.
Kucing memiliki kelenjar bau di kaki mereka. Ketika mereka menguleni, mereka meninggalkan sebagian dari bau mereka. Oleh karena itu, beberapa kucing mungkin meremas untuk menandai wilayah mereka, ujar Richardson.