Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mengadopsi Anjing

Kompas.com, 14 Februari 2022, 15:55 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Treehugger

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengadopsi anjing bisa dibilang menjadi salah satu keputusan penting yang Anda buat, tetapi juga bisa menjadi perubahan hidup yang signifikan.

Pasalnya, Anda tidak hanya menyediakan tempat perlindungan, memberikan kasih sayang, dan memberi makan anjing, tapi juga membutuhkan biaya perawatan, pelatihan, dan kesehatan anjing. Tentu saja, hal ini tidaklah mudah. 

Baca juga: Ingin Mengadopsi Anjing? Perhatikan 5 Hal Ini Dulu

Mengadopsi anjing juga harus memiliki komitmen. Semakin tinggi komitmen, semakin baik proses memeliharanya. Namun, sebelum memutuskan mengadopsi anjing, ada sejumlah hal yang perlu diketahui. 

Dikutip dari Treehugger, Senin (14/2/2022), berikut sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengadopsi anjing sehingga memudahkan proses pemeliharaan. 

Baca juga: Catat, 10 Hal Ini Perlu Dilakukan Pemilik Setelah Mengadopsi Anjing 

Biaya dokter hewan

Ilustrasi anjing, mengajak anjing berjalanUnsplash/Brady Wakely Ilustrasi anjing, mengajak anjing berjalan
Jika mengadopsi anjing dari organisasi dengan reputasi baik, mereka akan memberi tahu Anda tentang riwayat dan catatan kesehatan anjing baru. 

Tergantung pada usia anjing, mereka juga telah memandulkan atau mengebiri anjing tersebut. Tanyakan tentang perawatan anjing dan apa yang dibutuhkan seperti vaksinasi atau obat tambahan jika anak anjing memiliki masalah kesehatan berkelanjutan. 

Baca juga: 7 Ras Anjing Ini Penampilan dan Sifatnya Mirip German Shepherd

Jangan ragu menanyakan perkiraan biaya peraawatan kepada tempat adopsi. Biaya perawatan dokter hewan dapat bervariasi berdasarkan lokasi. Organisasi penyelamat hewan akan mengetahui seperti apa harga di daerah Anda serta merekomendasikan dokter hewan. 

Sementara itu, bila mengadopsi anjing di luar organisasi atau orang tertentu, Anda tidak mengetahui riwayat kesehatan sahabat bulu. Anjing bisa saja terlihat sehat, tetapi memiliki masalah kesehatan yang tersembunyi seperti cacingan atau tungau telinga. 

Belum lagi, anjing tidak dimandulkan atau dikebiri. Itu adalah pengeluaran penting dan signifikan yang harus dipertimbangkan. 

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Anjing Menekuk Telinganya ke Belakang 

Pelatihan anjing

Ilustrasi anjing, ilustrasi mengajak anjing berjalan atau berolahragaUnsplash/Andriyko Podilnyk Ilustrasi anjing, ilustrasi mengajak anjing berjalan atau berolahraga
Pelatihan anjing bisa menjadi usaha sangat mahal jika menyewa pelatih anjing profesional. Bila memiliki anggaran sangat terbatas, Anda bisa melihat pelatihan anjing di media sosial dan buku. 

Namun, Anda harus pandai membuat komitmen dan rutin melakukannya. Pelatihan anjing bekerja paling baik bila ada banyak konsistensi untuk anjing. 

Baca juga: 4 Tips agar Anjing Peliharaan Tetap Tenang saat Mendengar Suara Bising

Makanan 

Anjing perlu makan dan camilan sebagai motivasi positif saat melatih anjing. Biaya yang dikeluarkan untuk perawatan anjing ini sangat bervariasi, tergantung ukuran anjing, tingkat aktivitas, serta usia anjing. 

Anjing besar memerlukan makan lebih banyak daripada anjing kecil. Begitu pun anjing yang sedang tumbuh membutuhkan lebih banyak makanan daripada anjing tua. 

Pilih makanan anjing yang sesuai dengan budget. Bisa pula memasak makanan anjing sendiri dengan melihat resep di internet. Ini adalah cara mudah memberi makanan anjing berkualitas tinggi dengan biaya rendah.  

Ingat, makanan adalah pengeluaran rutin yang harus dianggarkan dan tidak boleh menjadi kejutan finansial. 

Baca juga: 4 Cara Mencegah Kaki Anjing Peliharaan Mengotori Rumah

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau