Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisakah Anjing Betina Menstruasi? Ini Penjelasan dan Tanda-tandanya

Kompas.com, 1 Maret 2022, 07:18 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Pet MD, akc.org

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum memelihara anjing, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Mulai dari, rumah yang aman dan nyaman, makanan anjing, perawatan anjing, hingga kunjungan ke dokter hewan. 

Persiapan ini makin bertambah bila memelihara anjing betina. Pasalnya, Anda harus bersiap menghadapi siklus "menstruasi" yang dialami anjing peliharaan—atau lebih tepatnya siklus estrus. 

Baca juga: 10 Ras Anjing Kecil yang Senang Dipangku Pemiliknya

Namun, tak perlu khawatir, menstruasi yang dialami anjing betina berbeda dengan wanita.

Untuk itu, penting mengetahui cara merawat anjing selama siklus estrus, termasuk kapan anjing menstruasi serta seberapa sering anjing menstruasi, 

Nah, dikutip dari American Kennel Club dan PET MD, Selasa (1/3/2022), berikut seputar menstruasi yang dialami anjing betina

Baca juga: Waktu dan Prosedur Membersihkan Gigi Anjing Peliharaan ke Dokter Hewan 

Kapan anjing mulai menstruasi dan seberapa sering?

Ilustrasi anjing Shih Tzu Unsplash/Edson Torres Ilustrasi anjing Shih Tzu
Anjing betina biasanya mencapai kematangan seksual sekitar enam bulan dan saat itulah siklus menstruasi atau estrus pertama kali dialami anjing. 

Namun, ini bisa bervariasi pada setiap anjing. Beberapa anjing mungkin mulai menstruasi pada usia empat bulan, tetapi anjing yang lebih besar mungkin berumur dua tahun sebelum berahi pertama mereka. 

Sama dengan wanita manusia, menstruasi yang dialami anjing menunjukkan kematangan seksual dan kesiapan hamil. Meski begitu, anjing tidak disarankan hamil selama usia tersebut karena masih belum sepenuhnya matang.

Selama tahap ini, anjing betina akan mengalami peningkatan kadar estrogen, kemudian penurunan tajam, dan ovariumnya melepaskan sel telur. 

Baca juga: Kenali, Ini 3 Jenis Anjing Pudel Utama di Dunia

Siklus estrus biasanya berlangsung tiga minggu, tetapi ada juga yang berkisar antara dua dan empat minggu.

Beberapa anjing membutuhkan waktu sekitar 18-24 bulan untuk mengembangkan siklus menstruasi yang teratur. Ras anjing kecil biasanya lebih sering mengalami siklus menstruasi— sebanyak tiga hingga empat kali dalam setahun.

Ras anjing besar seperti Great danes dan St. Bernard mungkin hanya berahi setahun sekali. Anjing akan terus mengalami siklus menstruasi ini, tetapi lamanya waktu antara estrus akan meningkat seiring bertambahnya usia. 

Baca juga: Studi Ungkap Anjing Peliharaan Mampu Mengenali Suara Pemiliknya 

Bagaimana mengenali anjing yang sedang menstruasi?

Ilustrasi anjing PomeranianUnsplash/FLOUFFY Ilustrasi anjing Pomeranian
Saat menstruasi, anjing akan menunjukkan tanda-tanda fisik dan perilaku. Misalnya, anjing akan buang air kecil lebih banyak dari biasanya dan ada cairan berwarna darah serta vulva yang bengkak.

Selain itu, anjing betina juga tampak gugup, terganggu, dan mudah didekati anjing jantan. Anjing betina mulai melakukan kontak seksual seperti mengangkat punggungnya dan membelokkan ekornya ke satu sisi. 

Anjing betina juga akan secara aktif mendekati anjing jantan sampai siklus menstruasi berakhir. Siklus anjing menstruasi ini berlangsung sekitar tiga minggu.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau