Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Sisa Makanan Dapur yang Dapat Menyuburkan Tanaman

Kompas.com, 8 November 2024, 17:00 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak sisa makanan dapur yang dibuang begitu saja setelah selesai digunakan. 

Padahal, sebetulnya, sisa makanan ini masih dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan lain, seperti tanaman dan kegiatan berkebun. 

Baca juga: 10 Bumbu Dapur yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

Sisa makanan ini dapat digunakan untuk membuat pupuk dan kompos untuk tanaman. 

Nah, dikutip dari Balcony Garden Web, Jumat (8/11/2024), berikut sejumlah sisa makanan dapur yang dapat menyuburkan tanaman

Ampas kopi

Ilustrasi ampas kopi.Shutterstock/Nor Gal Ilustrasi ampas kopi.
Ampas kopi sering dibuang begitu saja setelah diseduh, padahal sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk tanaman.

Ampas kopi mengandung dua persen nitrogen. Saat terurai di dalam tanah, ampas kopi tidak hanya memperbaiki tekstur, tetapi juga menyuburkan media tanam atau tanah kebun

Baca juga: 4 Kesalahan Membersihkan Dapur yang Harus Dihindari

Cangkang telur

Selanjutnya, sisa makanan dapur yang dapat menyuburkan tanaman adalah cangkang telur. Cangkang telur terdiri atas kalsium karbonat (37 persen), yang merupakan unsur pentinguntuk pertumbuhan tanaman.

Cangkang telur juga mengandung magnesium, kalium, zat besi, dan fosfor dalam jumlah  cukup banyak.

Untuk menggunakan cangkang telur di kebun, cukup hancurkan dan tambahkan ke media tanam untuk hasil terbaik. 

Baca juga: Cara Membuat Kompos dari Sampah Dapur, Bisa Dilakukan di Rumah

Air rebusan sayur

Saat merebus atau mengukus sayuran, jangan membuang sisa airnya ke saluran pembuangan. Setelah dingin, tuang air rebusan sayur ke kebun dan tanaman untuk menyuburkan.

Air rebusan sayur kaya unsur hara mikro, jadi menggunakannya untuk menyiram tanaman akan sangat bermanfaat.

Kulit pisang

Ilustrasi kulit pisang.Shutterstock/Gv Image-1 Ilustrasi kulit pisang.
Pisang merupakan sumber fosfor dan kalium yang sangat baik. Kulit pisang juga bermanfaat untuk tanaman dan dapat ditambahkan sebagai kompos atau digunakan langsung di kebun sebagai pengganti pupuk kimia. 

Baca juga: 5 Bahan yang Tidak Boleh Digunakan untuk Kompos

Kulit kacang

Kulit kacang merupakan tambahan bagus untuk kompos karena tidak terurai secepat bahan lainnya. Kulit kacang juga dapat dijadikan mulsa.

Namun, perlu diperhatikan tidak menggunakan kulit kacang kenari hitam karena mengandung konsentrasi juglone yang tinggi, yang beracun untuk banyak tanaman.

Sisa cabai

Gunakan sisa cabai, seperti biji dan bagian atasnya, untuk mengusir hama kebun. Untuk memanfaatkannya, siapkan botol semprot, campurkan sisa cabai, saring, dan masukkan air.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau