Penulis
KOMPAS.com - Dapur merupakan area tempat menyiapkan makanan. Oleh karena itu, dapur dan peralatannya wajib dibersihkan dengan benar.
Jika tidak demikian, dikhawatirkan bahan makanan akan terpapar zat-zat berbahaya dari produk pembersih atau terkontaminasi bakteri yang menyebar.
Mengutip Real Simple, Kamis (17/10/2024), berikut adalah beberapa kesalahan membersihkan dapur yang harus dihindari.
Baca juga: 9 Kebiasaan Buruk di Dapur yang Dapat Membuat Sakit, Jangan Dilakukan
Ilustrasi pemutih. Pemutih banyak digunakan untuk mendisinfeksi dapur karena murah dan efektif. Namun, tahukah kamu bahwa penggunaan pemutih bisa berisiko?
Asap dari produk pemutih tidak hanya berbahaya jika dihirup manusia dan hewan peliharaan, tetapi cipratan pemutih yang tidak disengaja dapat merusak pakaian.
Jadi, saat membersihkan meja dapur, hindari pemutih dan gunakan pembersih serbaguna alami sebagai gantinya. Gunakan pembersih yang efektif untuk menghilangkan minyak, kotoran, dan kotoran apa pun yang biasa tertinggal di dapur.
Baca juga: Jangan Simpan 7 Barang Ini di Meja Dapur, Kenapa?
Saat membersihkan meja dapur dan permukaan lainnya, kebanyakan dari kita hanya menyemprot, mengelap, dan selesai. Sayangnya, proses ini masih belum tepat.
Penting untuk membiarkan pembersih menempel selama beberapa menit sebelum mengelapnya. Tunggu dan biarkan pembersih melakukan "tugasnya". Meski demikian, jangan menunggu terlalu lama hingga cairan pembersih kering!
Ilustrasi spons.Kesalahan membersihkan dapur yang berikutnya adalah tidak sering mengganti spons dapur. Benda yang satu ini merupakan tempat yang ideal untuk berkembang biaknya bakteri.
Baca juga: Cara Membersihkan Lemari Dapur Kayu
Spons bisa berisiko bagi kesehatan, jika tidak dibersihkan dengan baik. Untuk mencegah hal tersebut, kamu sebaiknya mendisinfeksi spons setiap hari dan menggantinya dengan yang baru setiap dua minggu sekali.
Jika ingin menghentikan penggunaan spons, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber sebagai gantinya. Kamu juga dapat menggunakan sikat piring sebagai pengganti spons untuk menggosok piring, panci, dan wajan yang kotor.
Apakah kamu merasa dapur terasa tidak segar dan berbau tidak sedap? Jika demikian, sudah saatnya mengecek tempat sampah.
Baca juga: 5 Tempat yang Harus Dihindari Meletakkan Microwave di Dapur, Bahaya
Saat membersihkan dapur, kamu juga harus membersihkan tempat sampah. Jika dibiarkan berlama-lama di dapur, sampah akan memicu perkembangbiakan bakteri dan kuman yang berbahaya.
Kamu dapat mencoba menggunakan sabun cuci piring dan menyiram tempat sampah di halaman belakang rumah atau menggunakan pembersih serbaguna serta kain mikrofiber untuk membersihkannya.
Pastikan tempat sampah benar-benar kering sebelum kamu mengganti kantongnya dan mengisinya kembali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang