Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Mencegah Jamur di Lemari agar Pakaian Bebas Bau Apak

Kompas.com, 27 November 2024, 20:30 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Jamur di lemari pakaian bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga dapat merusak pakaian dan menimbulkan bau tidak sedap.

Biasanya, pertumbuhan jamur di lemari dipicu oleh kelembapan yang berlebih. Namun, mengatasi kelembapan bukan satu-satunya cara untuk mencegah munculnya jamur di lemari.

Mengutip Women and Home, Rabu (27/11/2024), berikut adalah beberapa cara mencegah jamur di lemari secara efektif.

Baca juga: 7 Benda yang Tidak Boleh Disimpan di Dalam Lemari

Rapikan lemari secara berkala

Ilustrasi lemari pakaianShutterstock/New Africa Ilustrasi lemari pakaian

Lemari yang terlalu penuh dapat menghambat sirkulasi udara dan memerangkap kelembapan. Ini merupakan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan jamur.

Untuk mengatasinya, lakukan penyortiran pakaian secara berkala untuk mengurangi jumlah pakaian yang kamu simpan di lemari. Memberi jarak di antara pakaian yang digantung dapat mencegah kelembapan dan bau apak.

Jika lemari terlalu padat, pertimbangkan untuk memindahkan beberapa pakaian ke tempat penyimpanan lain atau menggunakan laci tambahan.

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Bau Apak dari Lemari Pakaian

Gunakan dehumidifier

Menjaga tingkat kelembapan di rumah adalah salah satu langkah paling efektif untuk mencegah pertumbuhan jamur, termasuk di lemari.

Dehumidifier dapat membantu mengurangi kelembapan yang berlebih di udara, khususnya pada musim hujan atau di daerah dengan iklim lembap.

Idealnya, tingkat kelembapan rumah perlu dijaga di angka 40-60 persen. Dengan demikian, risiko pertumbuhan jamur di lemari pakaian pun dapat diminimalkan.

Baca juga: 6 Cara Membuat Lemari Pakaian Selalu Wangi dan Bebas Apak

Semprotkan cuka putih

Ilustrasi cuka putih. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi cuka putih.

Berikutnya, cara mencegah jamur di lemari bisa dengan menggunakan cuka putih. Cuka putih dikenal sebagai bahan pembersih alami dengan sifat antijamur.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, semprotkan cuka putih pada permukaan lemari, seperti dinding bagian dalam dan rak. Sebaiknya, keluarkan terlebih dahulu setiap pakaian dalam lemari agar tidak terkena semprotan cuka.

Pastikan juga permukaan lemari sudah bersih sebelum kamu menyemprotkan cuka. Setelah itu, biarkan mengering sebelum menyimpan pakaian kembali.

Jika khawatir dengan aroma cuka yang menyengat, kamu bisa menambahkan wewangian khusus lemari.

Baca juga: 5 Keunggulan Lemari Kayu yang Jarang Diketahui

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau