Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membasmi Kecoak dari Rumah dan Mencegahnya Muncul Kembali

Kompas.com, 6 Desember 2024, 19:45 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang merasa jijik dengan kehadiran kecoak di rumah. Hal ini karena kecoak sering muncul di tempat-tempat kotor, seperti tempat sampah, kloset, dan got. 

Tak heran, kecoak menularkan penyakit ke rumah, sepert sakit perut, alergi, dan asma. Namun, membasmi kecoak dari rumah bisa sulit dilakukan lantaran berkembang biak dengan cepat dan suka berada di tempat tertutup. 

Baca juga: 7 Cara Membasmi Kecoak dari Rumah

Kecoak dapat masuk ke rumah dengan berbagai cara, seperti melalui celah-celah atau bukaan, jendela, atau pipa. Untungnya, membasmi kecoak dari rumah mudah dilakukan tanpa menggunakan semprotan komersial.

Disadur dari The Spruce, Jumat (6/12/2024), berikut tujuh cara membasmi kecoak dari rumah.

Tanda adanya kecoak di rumah

  • Bau apak  

Ilustrasi kecoak.Shutterstock/PitukTV Ilustrasi kecoak.
Kecoak meninggalkan feromon beraroma dalam kotorannya yang dapat tercium. Kotoran kecoak ini memiliki bau lembap yang dapat menarik perhatian kecoak lainnya.

  • Terdapat kotoran

Jika melihat sesuatu yang tampak seperti bercak lada hitam atau bubuk kopi di tempat yang seharusnya tidak ada, bisa jadi itu adalah kotoran kecoak.

  • Kulit kecoak

Terakhir, tanda adanya kecoak di rumah adalah muncul kulit kecoak. Kecoak berganti kulit saat tumbuh, meninggalkan rangka luar yang kecil. Kecoak biasanya berwarna cokelat tua dan panjangnya sekitar 2 dua hingga lima sentimeter. 

Baca juga: Hati-hati, Ini 5 Tanda Ada Kecoak di Rumah

Cara membasmi kecoak dari rumah

  • Asam borat

Asam borat sangat efektif membasmi kecoak. Untuk menggunakan asam borat, aplikasikan lapisan tipis yang hampir tidak terlihat di sepanjang bagian dalam lemari, belakang peralatan, dan ke dalam lubang tempat pipa bertemu dengan dinding. Hindari penggunaan asam borat di sekitar tempat makanan.

  • Tanah diatom

Tanah diatom bekerja serupa dengan asam borat. Saat kecoa berjalan di atasnya, tanah diatom akan menempel pada rangka luar kecoak, kemudian merusak dan membuat kecoak dehidrasi.

Tanah diatom sebaiknya diaplikasikan di area yang sama dengan area tempat mengaplikasikan asam borat, yakni di sepanjang perbatasan, tepi, dan bukaan dinding.

Jangan lupa mengganti tanah diatom setiap kali terkena air.

Baca juga: 5 Aroma yang Tidak Disukai Kecoak di Rumah

  • Baking soda

Selanjutnya, cara membasmi kecoak dari rumah adalah menggunakan baking soda. Gunakan campuran baking soda dan gula dalam jumlah sama, lalu taburkan di sekitar dapur atau area lain yang sering terlihat kecoak muncul. 

Kecoak akan tertarik pada bau harum tersebut dan memakannya, yang akhirnya membunuh kecoak.

  • Semprotan peppermint

Semprotan minyak pepermint berfungsi membasmi kecoak, tetapi tidak seefektif metode pengendalian hama kecoak lainnya.

Untuk membuat semprotan peppermint, tambahkan 15 tetes minyak esensial peppermint ke dalam sebotol air hangat, kemudian kocok hingga tercampur, dan semprotkan ke area yang sering didatangi kecoak. Aroma peppermint yang kuat akan membasmi kecoak dari rumah.

Baca juga: 5 Tanaman Pengusir Kecoak yang Bisa Ditanam di Rumah 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau