Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Bantal Tanpa Dicuci, Mudah dan Efektif

Kompas.com, 23 Juni 2025, 18:44 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Sebuah studi dari Amerisleep mengungkap bahwa hanya dalam waktu satu minggu, sarung bantal dapat mengandung hingga 3 juta bakteri, bahkan 17.000 kali lebih banyak dibanding dudukan toilet. Fakta ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kebersihan bantal.

Sayangnya, tidak semua bantal bisa dicuci terutama jenis bantal memory foam atau bantal berbahan khusus.

Jika kamu tidak memiliki mesin cuci atau hanya ingin menyegarkan bantal tanpa mencucinya, ada beberapa metode praktis yang bisa diterapkan.

Melansir The Spruce, Senin (23/6/2025), berikut adalah cara membersihkan bantal tanpa dicuci, dengan bahan alami dan langkah yang mudah dilakukan di rumah.

Baca juga: Penyebab Bantal Menguning dan Cara Menghilangkannya

Gunakan soda kue untuk menyerap bau dan kelembapan

Soda kue (baking soda) dikenal sebagai bahan dapur serbaguna, termasuk untuk menyerap bau tidak sedap dan kelembapan pada bantal.

Langkah-langkah:

  • Lepas sarung bantal dan letakkan bantal di permukaan datar.
  • Taburkan baking soda secara merata ke seluruh permukaan bantal.
  • Diamkan selama 30-60 menit agar baking soda menyerap bau dan kelembapan.
  • Gunakan penyedot debu tangan (handheld vacuum) untuk membersihkan sisa bubuk dari permukaan bantal.

Metode ini cocok dilakukan setiap beberapa minggu sekali, terutama jika kamu tidur tanpa AC atau mudah berkeringat di malam hari.

Baca juga: Jenis Bantal yang Bisa Dicuci dengan Mesin Cuci

Semprotkan cuka putih untuk netralisasi bau

Jika bantal berbau menyengat, cuka putih bisa menjadi solusi alami yang efektif. Cuka juga memiliki sifat antibakteri ringan.

Cara menggunakannya:

  • Campurkan cuka putih dan air bersih dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot.
  • Kocok hingga larutan tercampur rata.
  • Semprotkan secara merata ke permukaan bantal, yang cukup hingga lembap (jangan terlalu basah).
  • Keringkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, atau dekat jendela.

Cuka akan membantu menetralisir bau akibat keringat, air liur saat tidur, atau kelembapan berlebih.

Baca juga: 3 Cara Membuat Bantal Lama Kembali Empuk Seperti Baru

Jemur di bawah sinar matahari langsung

Sinar matahari adalah cara alami dan ampuh untuk membunuh bakteri serta menyegarkan bantal.

Berikut adalah tips menjemur banyalyang tepat:

  • Letakkan bantal di luar ruangan yang terkena sinar matahari langsung.
  • Jemur selama 2-4 jam, dan balik bantal setiap 1 jam agar kedua sisi mendapatkan paparan merata

Selain menghilangkan bau, metode ini juga efektif mengurangi tungau debu dan jamur yang berkembang di lingkungan lembap.

Baca juga: Cara Mencuci Bantal yang Benar agar Tetap Dalam Kondisi Prima

Lakukan perawatan rutin dan ganti bantal secara berkala

Selain pembersihan tanpa air, penting juga untuk menjaga bantal tetap higienis dengan perawatan jangka panjang.

Tips perawatan bantal:

  • Ganti sarung bantal minimal seminggu sekali.
  • Bersihkan bantal menggunakan metode di atas setiap 1-2 bulan.

Cuci bantal secara menyeluruh (jika memungkinkan) dua kali setahun, terutama jika kamu memiliki alergi atau tidur dengan hewan peliharaan.

Baca juga: Cara Memilih Bantal Berdasarkan Posisi Tidur

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau