Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Harus Dihindari untuk Membersihkan Lemari Dapur Kayu

Kompas.com, 18 Juli 2025, 17:11 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Material kayu sering dipilih untuk lemari dapur karena bahannya yang awet dan tampilannya yang bagus. 

Namun, soal pembersihan, perlu berhati-hati membersihkan lemari dapur kayu. Ada beberapa alat, produk, dan metode pembersihan yang harus dihindari. 

Baca juga: 5 Keunggulan Lemari Kayu yang Jarang Diketahui

Metode pembersihan yang salah dapat menyebabkan goresan pada permukaan lemari kayu, meninggalkan residu lengket, membuat permukaannya kusam, menghilangkan lapisan pelindung, serta membuat kayu mentah menjadi lebih rusak.

Lemari dapur kayu adalah investasi signifikan dan membuat pernyataan desain yang menakjubkan, jadi merawatnya dengan baik sangatlah penting. 

Disadur dari The Spruce, Jumat (18/7/2025), berikut sejumlah hal yang harus dihindari untuk membersihkan lemari dapur kayu untuk mencegah tampilan berantakan, kerusakan yang tidak sedap dipandang mata, dan perbaikan mahal.

Hal yang harus diketahui sebelumnya 

Ilustrasi lemari dapur kayu.SHUTTERSTOCK /George Tsamakdas Ilustrasi lemari dapur kayu.
Jika memiliki lemari dapur kayu yang baru dan dicat, Jared Robinson, pemilik pembuat lemari khusus Robinson Trim, mengatakan tidak boleh membersihkan eksteriornya secara agresif selama enam bulan pertama karena itu adalah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan lapisan akhir yang sepenuhnya mengendap.

"Menggosok dengan bahan pembersih di atas lemari kayu baru dapat memoles lapisan akhir dan menciptakan bintik-bintik mengkilap di tempat yang dibersihkan," ucap Robinson. 

Kebanyakan lemari dapur kayu tidak terlihat bagus dengan lapisan mengkilap yang tinggi dan itu membuat lemari terlihat "jerawatan". 

Daripada menggosok lemari kayu dengan keras, ikuti saran ahli dengan membersihkan menggunakan sabun, air, dan kain mikrofiber selama enam bulan pertama.

Jangan menggosoknya, tapi bersihkan lemari kayu dengan mengusapnya secara perlahan menggunakan kain yang telah dibasahi. 

Baca juga: Ide Mendekorasi Dapur Modern dengan Lemari Kayu

Jumlah air berlebihan

Hindari penggunaan air berlebihan dan kain pembersih yang terlalu basah pada lemari dapur kayu karena kayu sangat sensitif terhadap kelembapan.

Jika bahan alami menjadi jenuh dengan air, kerusakan serius dan tidak dapat diperbaiki dapat terjadi.

"Terlalu banyak cairan atau bahan pembersih dapat merembes ke dalam lapisan atau tepian, menyebabkan lengkungan, pembengkakan, atau kerusakan seiring waktu," kata Selina Han, ilmuwan II di Pine-Sol untuk The Clorox Company. 

Alat pembersih abrasif

Selanjutnya, hal yang harus dihindari untuk membersihkan lemari dapur kayu adalah memakai alat pembersih abrasif. 

Hal ini karena dapat meninggalkan bekas permanen dan goresan tidak sedap dipandang pada lemari kayu. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau