Penulis
KOMPAS.com - Setelah menyeduh kopi, beberapa dari kita biasanya langsung membuang ampasnya ke wastafel.
Ada yang beranggapan bahwa menuang ampas kopi ke saluran pembuangan bisa membantu membersihkan pipa. Faktanya, kebiasaan ini justru bisa merusak sistem pembuangan air dan menimbulkan biaya perbaikan yang tidak murah.
Ilustrasi ampas kopi. Dilansir dari Better Homes and Gardens, Paul Abrams, juru bicara Roto-Rooter Plumbing & Water Cleanup, menjelaskan bahwa ampas kopi cenderung menggumpal ketika basah.
Ampas kopi yang berat akan saling menempel dan bersatu dengan sisa kotoran lain, seperti lemak, sabun, dan sisa makanan, sehingga membentuk lumpur tebal.
Baca juga: Membakar Ampas Kopi Bisa Basmi Nyamuk, Benarkah?
Seiring waktu, lumpur ini dapat memperlambat aliran air atau bahkan menyebabkan pipa tersumbat sepenuhnya.
"Diperlukan tekanan air yang cukup besar untuk mendorong gumpalan ampas kopi melewati pipa karena ampas kopi tidak larut dalam air,” jelas Abrams.
Masalah ini akan semakin serius jika kebiasaan menuang ampas kopi ke wastafel dilakukan setiap hari karena ampas akan menempel pada penumpukan organik yang sudah ada sebelumnya dan membentuk sumbatan yang lebih parah.
Ilustrasi ampas kopi.Baca juga: Menaruh Ampas Kopi di Kulkas, Apa Manfaatnya?
Berikut adalah beberapa cara aman memanfaatkan ampas kopi:
Ampas kopi kaya akan nitrogen, unsur yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Menambahkan ampas kopi ke kompos membantu memperkaya tanah dan tumpukan kompos.
Hal ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga membantu memberikan nutrisi bagi tanaman di kebun atau pot bunga.
Meski demikian, tambahkan ampas kopi dalam jumlah yang tepat agar tidak membuat kompos terlalu asam atau lembap.
Baca juga: 4 Area di Kebun yang Tidak Boleh Ditaburkan Ampas Kopi
Ampas kopi dapat membantu menjauhkan beberapa serangga dan hama kecil di kebun, meski bahan ini bukan yang paling kuat. Semut dan siput, misalnya, cenderung menghindari ampas kopi.
Sifat abrasif ringan dari ampas kopi membuatnya ideal untuk menggosok permukaan yang kotor seperti rak kompor, panci, atau peralatan dapur yang memiliki noda membandel.
Ampas kopi juga bisa digunakan untuk menghilangkan goresan halus pada kayu atau permukaan yang membutuhkan pembersihan lembut.
Baca juga: 7 Tanaman Bunga yang Tumbuh Subur dengan Ampas Kopi