Penulis
KOMPAS.com - Merawat mesin cuci bukanlah hal yang rumit, tapi ada satu kebiasaan sederhana yang sering diabaikan, yakni tidak menutup pintu mesin cuci setelah digunakan.
Meski terlihat sepele, kebiasaan ini sangat berpengaruh pada kebersihan, aroma, dan umur mesin cuci.
Ahli laundry menekankan bahwa membiarkan pintu mesin cuci terbuka setelah mencuci membantu mencegah jamur, lumut, dan bau tak sedap, sekaligus menjaga performa mesin agar tetap optimal.
Setelah satu siklus pencucian selesai, tabung, segel pintu, dan dispenser deterjen masih lembap.
Baca juga: Bisakah Mesin Cuci Dua Tabung Digunakan Bersamaan?
Udara yang terperangkap di dalam mesin cuci akan memudahkan bakteri berkembang biak, yang kemudian menimbulkan jamur dan lumut.
“Membiarkan pintu mesin cuci terbuka saat tidak digunakan dapat membantu mengeringkan bagian dalam mesin dan mencegah bau tak sedap. Udara segar membantu menguapkan sisa kelembapan dari siklus dan mencegah penumpukan residu penyebab bau," jelas Amanda Abraham, manajer di Maytag Laundry, dikutip dari Better Homes and Gardens.
Jika kelembapan dibiarkan menempel terlalu lama, mesin cuci bisa berbau apak, komponen penting seperti segel karet bisa rusak, dan performa mesin menurun. Bahkan, residu air dan deterjen yang menumpuk bisa menyebabkan karat di bagian logam tertentu.
Dengan kata lain, membiarkan pintu terbuka bukan hanya soal aroma, tetapi juga langkah penting untuk memperpanjang umur mesin cuci dan menjaga pakaian tetap bersih.
Baca juga: Mesin Cuci Tidak Berputar? Begini Cara Memperbaikinya di Rumah
Jenis mesin cuci dapat memengaruhi seberapa penting membuka pintu setelah dicuci. Selengkapnya, berikut adalah penjelasannya.
Mesin ini memiliki segel rapat untuk mencegah kebocoran air. Desain ini membuat kelembapan lebih mudah terperangkap, sehingga front load sangat diuntungkan jika pintu dibiarkan terbuka setelah setiap penggunaan. Abraham menjelaskan: Amanda Abraham, manajer merek terpadu di Maytag Laundry
Mesin cuci bukaan depan mungkin berbau jika tidak diangin-anginkan secara teratur dan dibersilebihhkan setiap bulan.
Baca juga: Bahaya Membiarkan Cucian Semalaman di Mesin Cuci Menurut Ahli
Top load biasanya mudah kering karena tabung terbuka dan air tidak menumpuk. Meski risiko bau lumut lebih rendah, tetap disarankan untuk membiarkan tutupnya terbuka agar udara dapat bersirkulasi lebih baik dan bagian dalam tabung cepat kering.
Ahli laundry menyarankan agar pintu mesin cuci tetap terbuka setelah setiap siklus pencucian. Tidak perlu membukanya lebar-lebar, cukup beberapa cm untuk memastikan udara bisa masuk dan sisa kelembapan menguap.
Banyak mesin modern sudah dilengkapi notch atau magnet yang menjaga pintu tetap sedikit terbuka. Jika mesin tidak memiliki fitur ini, door prop atau klip ventilasi khusus bisa digunakan untuk menjaga aliran udara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang