Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenapa Kaos Kaki Sering Hilang saat Dicuci di Mesin Cuci?

Kompas.com, 7 Januari 2026, 22:17 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Kaos kaki hilang saat mencuci pakaian kerap menjadi misteri klasik di banyak rumah tangga.

Masuk sepasang, keluar tinggal satu. Lantas, ke mana sebenarnya perginya?

Fenomena kaos kaki yang “menghilang” di mesin cuci seolah sudah menjadi kejadian turun-temurun.

Meski terdengar sepele, pengalaman ini sering menimbulkan rasa jengkel, terutama ketika kaos kaki favorit tidak pernah kembali lengkap.

Nah, ada sejumlah penjelasan di balik fenomena kaos kaki yang sering hilang saat dicuci di mesin cuci, sekaligus cara sederhana untuk mencegah hal ini terulang.

Baca juga: 4 Tips Mencuci Kaos Kaki Putih Tanpa Pemutih

Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah penjelasannya.

Tersangkut di dalam mesin

Salah satu penyebab paling umum adalah kaos kaki terselip di bagian dalam mesin. Ukurannya yang kecil membuat kaus kaki mudah masuk ke celah-celah tersembunyi.

Menurut Gina McRae dari Molly Maids Nashville, kaos kaki bisa tersangkut di balik tabung mesin cuci bukaan atas, terjebak di karet pintu mesin cuci bukaan depan, atau berada di belakang drum mesin pengering.

Bahkan, ada pula yang lolos ke saluran pembuangan udara pengering melalui saringan serat.

Jika kaos kaki sering hilang, pemeriksaan rutin pada mesin cuci dan pengering sangat disarankan.

Baca juga: 4 Manfaat Kaus Kaki Bekas untuk Bantu Pekerjaan Rumah

Selain menemukan kaos kaki yang “lenyap”, langkah ini juga penting untuk mencegah risiko kebakaran akibat saluran pengering tersumbat.

Jatuh di belakang mesin cuci atau pengering

Tidak jarang, kaos kaki sebenarnya hanya terjatuh dan terselip di area yang sulit terlihat. Cobalah menggeser mesin cuci dan pengering secara berkala untuk memeriksa apakah ada pakaian kecil yang tertinggal di belakang atau di sela-selanya.

Area ini kerap luput dari perhatian saat membersihkan rumah, sehingga kaos kaki bisa bersembunyi cukup lama tanpa disadari.

Masuk ke dalam pakaian lain

Sebelum menganggap kaos kaki benar-benar hilang, periksa kembali pakaian lain. Ada kemungkinan kaos kaki menggumpal di dalam kaki celana, bersembunyi di saku jaket atau hoodie, atau terlipat di dalam seprai karet.

Baca juga: 5 Cara Memutihkan Kaus Kaki, Bisa Pakai Jus Lemon

Memeriksa pakaian dengan teliti saat melipat bisa mengungkap keberadaan kaos kaki yang selama ini dicari.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau