Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Jenis Kucing yang Mudah Gemuk, Hati-hati Obesitas

Kompas.com, 17 Februari 2026, 12:26 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Obesitas pada kucing bukan masalah sepele. Berat badan berlebih pada kucing dapat memicu berbagai penyakit serius, mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit jantung.

Menurut informasi yang dirangkum dari PetMD, ada beberapa ras kucing yang secara alami lebih berisiko mengalami obesitas. Faktor gaya hidup yang cenderung santai, metabolisme tubuh, hingga kebiasaan makan menjadi pemicunya. 

Ras kucing yang cepat gemuk

Ilustrasi kucing Persia. Shutterstock/Irina oxilixo Danilova Ilustrasi kucing Persia.

Berikut adalah beberapa ras kucing yang mudah obesitas:

Kucing Persia

Kucing Persia dikenal kalem dan gemar menghabiskan waktu untuk tidur dibandingkan bermain. Aktivitas fisik yang minim membuat ras ini mudah mengalami kenaikan berat badan.

Baca juga: 8 Ras Kucing Abu-abu dan Putih yang Menawan

Untuk menjaga bobot tubuhnya, pemilik disarankan menyediakan mainan interaktif, tiang garukan, dan pohon kucing agar kucing tetap bergerak. 

Hal ini penting karena kucing Persia juga rentan mengalami sindrom saluran napas brakiosefalika, yang bisa makin parah jika berat badannya berlebih.

Kucing Manx

Tubuh kucing Manx yang kekar membuat kenaikan berat badan kerap tidak langsung terlihat. Namun, jika jarang bergerak dan terlalu sering diberi camilan, obesitas bisa terjadi.

Untungnya, Manx memiliki naluri berburu yang kuat. Mainan berbentuk tikus atau permainan kejar-kejaran bisa memancingnya untuk lebih aktif. Bahkan, beberapa Manx bisa dilatih berjalan menggunakan tali sebagai alternatif olahraga.

Baca juga: 8 Ras Kucing Berwajah Datar yang Menggemaskan, Ada Persia dan Himalaya

British shorthair

British shorthair terkenal dengan tubuh besar dan kebiasaan santai. Beratnya bisa mencapai lebih dari kg jika tidak dikontrol.

Ras ini juga berisiko mengalami kardiomiopati hipertrofik, yaitu penyakit jantung yang dapat diperburuk oleh obesitas. Maka dari itu, penting untuk membatasi waktu tidur pasif dan mengajaknya bermain menggunakan tongkat bulu atau laser pointer.

American shorthair

Meski dikenal aktif dan ceria, American shorthair tetap berpotensi mengalami obesitas, jika lingkungan rumah kurang menstimulasi gerak.

Pemilik bisa menyiasatinya dengan menyediakan rak dinding, pohon kucing, atau area memanjat agar kucing sering melompat. Pola makan seimbang juga penting karena ras ini memiliki risiko penyakit jantung serupa British shorthair.

Baca juga: 6 Ras Kucing Tutul yang Eksotis dan Unik

Exotic shorthair

Dengan wajah bulat dan ekspresi menggemaskan, Exotic Shorthair sering membuat pemilik “tak tega” menolak camilan tambahan. Padahal, ras ini cukup mudah gemuk, jika asupan makan tidak dikontrol.

Walau cenderung aktif, Exotic shorthair tetap membutuhkan stimulasi berupa mainan interaktif dan area bermain vertikal. Sama seperti Persia, ras kucing ini juga berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat struktur wajahnya.

RagaMuffin

RagaMuffin dikenal sebagai kucing manja yang gemar bermalas-malasan. Kebiasaan ini bisa memicu kenaikan berat badan jika tidak diimbangi aktivitas fisik.

Selain itu, ras ini rentan mengalami radang sendi lebih dini. Oleh karena itu, latihan ringan seperti bermain rutin atau pelatihan clicker dapat membantu menjaga berat badan sekaligus kesehatan sendinya.

Baca juga: Ini 12 Ras Kucing yang Berumur Paling Panjang

Birman

Birman adalah kucing penyayang yang senang duduk di pangkuan pemiliknya. Meski begitu, kucing ini sebenarnya memiliki naluri memanjat yang kuat.

Dengan menyediakan pohon kucing tinggi, rak, dan tempat bertengger, pemilik bisa mendorong Birman untuk lebih aktif bergerak dan tidak hanya menghabiskan waktu untuk bersantai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau