Penulis
KOMPAS.com - Area di bawah wastafel dapur sering dianggap sebagai ruang serbaguna. Banyak orang mengisinya dengan apa saja, mulai dari cairan pembersih, handuk dapur, hingga stok belanja bulanan.
Padahal, area ini termasuk salah satu titik paling berisiko di dapur karena adanya pipa air, kelembapan tinggi, dan potensi kebocoran yang sulit terdeteksi.
Jika tidak ditata dengan tepat, area bawah wastafel bisa berubah menjadi sumber masalah, mulai dari barang rusak, jamur, hingga risiko keamanan.
Ilustrasi lemari bawah wastafel dapur.Dilansir dari Real Simple, berikut adalah sejumlah barang yang harus segera disingkirkan dari bawah wastafel dapur:
Baca juga: Saringan Wastafel Dapur Sarang Bakteri, Begini Cara Membersihkannya
Stok sabun cuci piring, tablet pencuci, atau kantong sampah dalam jumlah banyak sebaiknya tidak ditumpuk di bawah wastafel. Ruang ini idealnya hanya diisi barang yang sering digunakan.
Persediaan cadangan lebih aman disimpan di gudang atau lemari khusus agar tidak membuat area ini penuh dan sulit diakses.
Pembersih berkadar tinggi seperti pemutih, cairan pembersih oven, atau bahan kimia korosif lainnya sebaiknya disimpan terpisah, terutama jika ada anak kecil di rumah. Selain berbahaya jika bocor, bahan ini juga sebaiknya dijauhkan dari produk sehari-hari.
Cat, thinner, cairan pelarut, hingga kain berminyak bekas poles furnitur tidak cocok berada di dapur. Produk semacam ini berisiko memicu kebakaran dan lebih aman disimpan di garasi atau ruang penyimpanan khusus dengan sirkulasi udara yang baik.
Baca juga: Jangan Buang Sisa Sayuran Ini ke Mesin Penghancur Sampah Wastafel
Menyimpan handuk atau kantong kertas di bawah wastafel memang terasa praktis, tetapi kebocoran kecil saja bisa langsung merusaknya. Kelembapan juga memicu bau apek dan jamur.
Lemari kering atau rak tertutup adalah pilihan yang lebih aman untuk menyimpan lap dapur.
Area bawah wastafel cenderung lembap dan berisiko terkontaminasi bahan pembersih. Kondisi ini bisa membuat makanan hewan berjamur atau tercemar zat kimia tanpa disadari.
Vacuum mini, blender, atau alat dapur elektronik lainnya sebaiknya tidak disimpan di sini. Air dan kelembapan dapat merusak komponen internal dan memperpendek usia pakainya.
Baca juga: Ini Alasan Piring Kotor Tidak Boleh Ditinggal di Wastafel Semalaman
Sementara itu, berikut adalah beberapa barang yang aman disimpan di bawah wastafel dapur:
Menggunakan alas khusus di dasar area bawah wastafel bisa melindungi dari kerusakan akibat tetesan air. Alas ini juga membantu mendeteksi kebocoran sejak dini sebelum menjadi masalah besar.
Cairan pencuci piring, cuka pembersih, spons, sikat, dan alat gosok adalah barang yang paling aman disimpan di bawah wastafel karena sering digunakan. Pastikan spons dan sikat diganti secara berkala karena termasuk benda paling kotor di dapur.
Baca juga: Jangan Buang Air Mendidih ke Wastafel Dapur, Ini Bahayanya!
Memiliki alat pemadam api berukuran ringkas di dapur bisa menjadi langkah antisipasi jika terjadi kebakaran minyak. Pastikan alat ini mudah dijangkau dan masih dalam masa pakai.
Peralatan khusus untuk mengatasi saluran mampet sebaiknya disimpan di bawah wastafel. Meski jarang dipakai, alat ini sangat dibutuhkan saat darurat dan sering kali mudah hilang jika tidak punya tempat khusus untuk menyimpannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang