Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Kesalahan Merenovasi Dapur yang Harus Dihindari, Bikin Jelek

Kompas.com, 25 Februari 2026, 19:15 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Merenovasi dapur sering dianggap sebagai investasi jangka panjang. Hal ini mengingat dapur sebagai jantung sebuah rumah yang digunakan setiap hari oleh semua anggota keluarga. 

Namun, tanpa perencanaan matang, renovasi dapur bisa berubah menjadi sumber stres. Kesalahan kecil dalam renovasi dapat berdampak besar pada kenyamanan, fungsi ruang, dan bujet anggaran yang dikeluarkan. 

Baca juga: 5 Aturan Merenovasi Dapur yang Harus Diikuti Menurut Desainer Interior 

Untuk menghindari hal tersebut, disadur dari Martha Stewart, Rabu (25/2/2026), sejumlah desainer interior membagikan beberapa kesalahan merenovasi dapur yang harus dihindari dan cara mengatasinya.

Melupakan anggaran 

Ilustrasi dapur putih.Unsplash/lusterpix Ilustrasi dapur putih.
Dalam menyusun anggaran renovasi dapur, penting menentukan fitur dapur mana saja yang paling penting dan perlu digunakan.

Misalnya, dapur yang dirancang membutuhkan lebih banyak ruang lemari dan laci, kitchen island, area penyimpanan makanan khusus, hingga pencahayaan tambahan.

Semua hal ini harus disesuaikan dengan bujet yang tersedia. Selain itu, selama mengerjakan proyek renovasi, teruslah merujuk pada anggaran untuk memastikan dapur yang dirancang tetap sesuai dengan tujuan renovasi.

Tidak melakukan inventarisasi dapur 

Selanjutnya, kesalahan merenovasi dapur yang harus dihindari adalah tidak melakukan inventarisasi dapur. 

Melakukan inventarisasi dapur akan membantu memahami fitur apa saja yang ingin ditingkatkan dari renovasi.

Hal ini meliputi peralatan yang paling sering gunakan, alur lalu lintas di dapur saat ini, serta tata letak ruangan yang tepat. 

Baca juga: 8 Benda Terkotor di Dapur yang Sering Terlupakan Saat Pembersihan 

"Semakin baik inventarisasi, semakin baik pula kami dapat mendesain sesuai dengan kebutuhan keluarga tersebut, sehingga benar-benar berfungsi di dapur mereka," kata Liz MacPhail, pendiri dan desainer utama di Liz MacPhail Interiors.

Untuk renovasi, MacPhail menghindari membuat hal-hal yang terlalu unik, tapi tidak memiliki kegunaan dan mengabaikan kekhususan gaya hidup setiap keluarga karena ini dapat menggagalkan tujuan menciptakan dapur yang dibuat khusus.

Tidak menumpuk pencahayaan

Bryan Johnson, CEO Shades of Light, menjelaskan dapur membutuhkan penerangan untuk memenuhi tuntutan berbagai penggunaan sekaligus tetap terlihat rapi dan bergaya. 

Saat merenovasi dapur, Johnson menyarankan menerangi dapur secara efektif dengan mempertimbangkan tiga lapisan pencahayaan dan beberapa lampu untuk memenuhi tujuan yang berbeda. 

  • Pencahayaan ambient 

Pencahayaan ini menghadirkan kecerahan yang menyebar ke seluruh ruangan dan membuat rumah terasa lebih hangat.

Misalnya, penggunaan lampu plafon dapur atau lampu gantung di atas meja ketika dapur memiliki area makan. 

Baca juga: 5 Area Dapur yang Rentan Terkena Noda Minyak 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau