Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Agregat Beton?

Kompas.com, 29 Maret 2026, 07:16 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Dalam dunia konstruksi, beton menjadi material yang sangat vital karena digunakan hampir di setiap jenis bangunan.

Salah satu komponen utama yang sering luput dari perhatian adalah agregat. Padahal, peran agregat sangat besar dalam menentukan kualitas beton secara keseluruhan.

Dikutip dari Buku Teknik Konstruksi Batu dan Beton yang diterbitkan Kemendikdasmen, agregat adalah butiran mineral yang berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran beton.

Dalam praktiknya, agregat menempati porsi terbesar dalam adukan beton, yakni sekitar 60 persen hingga 80 persen dari total volume, atau setara dengan kurang lebih 3/4 bagian.

Baca juga: Ini Caranya Mempercepat Proses Pengeringan Cor Beton

Besarnya komposisi ini membuat kualitas agregat menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Agregat yang memiliki kekuatan baik akan menghasilkan beton yang kuat pula.

Sebaliknya, jika agregat yang digunakan berkualitas rendah, maka kekuatan beton juga akan ikut menurun.

Fungsi Agregat pada Beton

Selain sebagai bahan pengisi, agregat juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan konstruksi. Hal ini karena harga agregat relatif lebih murah dibandingkan semen.

Dengan demikian, penggunaan agregat dapat menekan biaya produksi beton secara keseluruhan.

Baca juga: Plus Minus Jalan Beton Dibanding Aspal Menurut Dosen Teknik Sipil

Tidak hanya dari sisi ekonomis, agregat juga memberikan keuntungan secara teknis. Kehadiran agregat dalam campuran beton mampu membuat mutu beton lebih stabil dan meningkatkan daya tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Bahkan, beton dengan komposisi agregat yang tepat cenderung lebih tahan lama dibandingkan pasta semen murni.

Penggunaan agregat sebagai bahan pengisi juga bertujuan untuk menghemat penggunaan semen, yang merupakan komponen paling mahal dalam campuran beton.

Karena agregat mudah didapat dan memiliki sifat keras, kuat, serta stabil, material ini sangat efektif dalam menekan biaya tanpa mengorbankan kualitas.

Baca juga: Kenapa Kini Banyak Jalan Tol Dibangun Pakai Beton Ketimbang Aspal?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau