Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Merapat ke Timnas Indonesia, Tim Geypens Sumbang Assist di Liga Belanda

Kompas.com, 21 Maret 2026, 05:29 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Tim Geypens tampil gemilang pada laga FC Emmen vs VVV Venlo dalam lanjutan pekan ke-33 Eerste Divisie (kasta kedua Liga Belanda).

Pertandingan FC Emmen vs VVV Venlo berlangsung di Stadion De Oude Meerdijk, Sabtu (21/3/2026) dini hari WIB.

Gol FC Emmen dicatat melalui bunuh diri Luuk Verheij (37') dan Freddy Quispel (41'). Sementara dua gol VVV Venlo diborong pemain berdarah Indonesia, Dean Zandbergen (62', 90+2 pen).

Hasil imbang ini tak membuat FC Emmen beranjak dari peringkat ke-14 dengan 37 poin.

Baca juga: Garuda Calling: Menanti Debut Tim Geypens di Timnas Indonesia

FC Emmen saat ini masih tertinggal satu poin dari VVV Venlo yang berada satu tingkat di atasnya.

Meski gagal meraih kemenangan, penampilan Tim Geypense di laga ini cukup menjanjikan dan menjadi modal positif jelang bergabung ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series.

Rapor Tim Geypens

Pelatih FC Emmen, Menno van Dam mempercayakan Tim Geypens untuk mengisi peran sebagai sayap kiri.

Tim Geypens kembali dipercaya sebagai starter setelah dalam beberapa laga terakhir rutin sebagai supersub.

Mengutip situs Fotmob, pemain berusia 20 tahun tersebut bermain selama 73 menit sebelun diganti oleh Joshua Mukeh.

Baca juga: Nathan Tjoe-A-On Ungguli Tim Geypens, Willem II Hajar FC Emmen 3-0

Selama 73 menit beraksi, Geypens diberi skor 7,7 dan menjadi yang tertinggi kedua bagi FC Emmen setelah Freddy Quispel (7,8).

Rating tersebut diraih usai Geypens mencatat satu assist atas gol kedua FC Emmen yang dicetak Freddy Quispel (41').

Sepanjang laga, Geypens mendapat 33 kali kesempatan menyentuh bola dengan akurasi umpan mencapai 80 persen.

Baca juga: Tim Geypens Raih 3 Penghargaan di Liga Belanda, Masih Terus Menanti Panggilan Timnas Indonesia

Ia juga terlibat aktif untuk mengkreasikan peluang, termasuk melepaskan satu tembakan yang gagal mengarah ke gawang.

Selain itu, Geypens juga terlibat dalam pertahanan dengan melakukan 1 kali tekel, 1 kali sapuan, dan 1 kali intersep.

FIFA telah resmi mengumumkan pembagian tuan rumah dan grup FIFA Series 2026 pada Senin (19/1/2026). Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan satu grup dengan Bulgaria, Kep. Solomon, dan St. Kitts and Nevis.Dok. FIFA FIFA telah resmi mengumumkan pembagian tuan rumah dan grup FIFA Series 2026 pada Senin (19/1/2026). Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan satu grup dengan Bulgaria, Kep. Solomon, dan St. Kitts and Nevis.

Segera Gabung ke Timnas Indonesia

Setelah laga ini, Tim Geypens harus terbang ke Indonesia untuk memenuhi panggilan skuad Garuda jelang tampil di FIFA Series 2026.

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau