Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Marco Giampaolo Kagumi Emil Audero dkk Usai Raih 3 Poin di Debutnya

Kompas.com, 22 Maret 2026, 09:53 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Cremonese akhirnya meraih kemenangan pertama setelah melalui 15 pertandingan berakhir dengan kegagalan meraih tiga poin saat melibas Parma pada pekan ke-30 Serie A.

Pertandingan Parma vs Cremonese di Stadion Ennio Tardini, Sabtu (21/3/2026) malam WIB menandai kebangkitan Emil Audero dkk di bawah komando pelatih anyar, Marco Giampaolo.

Cremonese berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 lewat gol Youssef Maleh (54') dan Jari Vandeputte (68').

Kemenangan ini menjadi yang pertama pada putaran kedua musim ini sekaligus membawa Cremonese keluar dari zona degradasi untuk sementara waktu.

Baca juga: Rating Emil Audero Usai Hasil Parma Vs Cremonese 0-2: Tak Tertembus

Tentang tiga poin perdana di laga debutnya, Marco Giampaolo mengomentari kemenangan mutlak tim asuhannya yang diraih tanpa adanya unsur keberuntungan.

"Saya berbicara tentang keberuntungan...dalam sebuah pertandingan, ada momen-momen yang berjalan baik dan lainnya berjalan buruk." 

"Tetapi, Anda perlu tetap fokus tanpa terlalu larut dalam permainan, karena kesulitan dapat menimbulkan rasa takut dan ketegangan," kata Giampaolo dikutip dari situs resmi klub.

Baca juga: Penilaian Media Italia: Emil Audero Dikritik, Jay Idzes Dipuji pada Pekan ke-30 Serie A

Keberhasilannya membawa Cremonese terbilang mengesankan mengingat persiapan yang mepet karena ia baru ditunjuk pada awal pekan ini.

"Dalam tiga hari, kami melakukan apa yang bisa kami lakukan; para pemain bahkan melakukan lebih dari yang mampu saya sampaikan. Selamat kepada mereka," sambungnya.

Bermodal Tekad dan Semangat Tim

Giampaolo memuji kerja keras para pemainnya dan hasrat untuk meraih kemenangan pertama di bawah arahannya.

Meski sempat buntu di babak pertama, ia mengatakan jika perubahan permainan pada babak kedua menjadi kunci dari tiga poin ini.

"Kemudian kami bermain berbeda dari awal, kehilangan penguasaan bola dan memberikan lebih banyak penguasaan bola kepada Parma." 

Baca juga: Cremonese Pecat Davide Nicola, Audero Bakal Dibesut Eks Pelatih Milan

"Tetapi kemauan keras, semangat pengorbanan, dan tekad membuat perbedaan, memungkinkan kami untuk menghindari kebobolan gol yang akan membuat kami sedikit cemas," jelasnya.

Melihat penampilan anak didiknya pada laga ini, ia merasa kagum dan puas dengan performa mereka. 

"Saya pikir tim hari ini mengatasi tren baru-baru ini, yang secara mental berbahaya. Mereka sangat bagus," ungkapnya.

Lautaro Martinez (kiri) dibayangi Federico Ceccherini dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)AFP/PIERO CRUCIATTI Lautaro Martinez (kiri) dibayangi Federico Ceccherini dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)

Halaman:


Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau