Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Angin Segar dari Brighton, Peluang Man United Rekrut Baleba Menguat

Kompas.com, 28 Maret 2026, 22:58 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Manchester United mendapat angin segar usai Brighton and Hove Albion dikabarkan mulai melunak soal Carlos Baleba.

Manchester United masih melanjutkan usaha untuk merekrut Carlos Baleba dari Brighton and Hove Albion pada bursa transfer musim panas 2026.

Belakangan, Brighton dikabarkan mulai melunak dan membiarkan Manchester United untuk merekrut Carlos Baleba.

Sebelumnya, Setan Merah sempat berusaha untuk merekrut Baleba di bursa transfer musim panas 2025.

Namun, Brighton kala itu bersikeras dan menahan Baleba dengan banderol tinggi, mencapai 100 juta poundsterling (sekitar 2,2 triliun rupiah).

Baca juga: Michael Carrick Akui Sempat Emosi ke Pemain Manchester United

Gelandang Brighton, Carlos Baleba (kiri), melakukan pelanggaran terhadap penyerang Manchester United, Bryan Mbeumo (kanan), dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brighton & Hove Albion di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 25 Oktober 2025.
AFP/OLI SCARFF Gelandang Brighton, Carlos Baleba (kiri), melakukan pelanggaran terhadap penyerang Manchester United, Bryan Mbeumo (kanan), dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brighton & Hove Albion di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 25 Oktober 2025.

Carlos Baleba, Cinta Lama Manchester United

Manchester United pun mundur dari usaha mereka mendekati Baleba dan dikabarkan kembali mencoba peruntungan di bursa transfer musim panas 2026.

Seperti dilansir dari Standard, Manchester United kini dikabarkan akan memperbarui tawaran mereka di bursa transfer musim panas 2026.

Bak gayung bersambut, Brighton juga dikabarkan akan menurunkan harga demi bisa menjual Baleba di bursa transfer musim panas 2026.

Dasar Brighton untuk menurunkan harga Baleba adalah penampilan sang pemain yang menurun dan tidak sesuai dengan apa yang terjadi di musim 2024-2025.

Kondisi ini kabarnya membuat pelatih Brighton, Fabian Huerzeler jengah dan berusaha untuk melepas Baleba ke klub peminat di bursa transfer musim panas 2026.

Baca juga: Barcelona Siapkan Manuver demi Buat Marcus Rashford Tak Kembali ke Manchester United

Manchester United sendiri hingga kini masih tertarik dengan Baleba dan tidak ada yang berubah soal keinginan mereka melakukan negosiasi di bursa transfer musim panas 2026.

Kabarnya, Brighton tidak akan mengulur waktu dan membiarkan tim asuhan Michael Carrick mendapatkan pengganti yang sesuai untuk Casemiro.

Baleba sendiri memang diproyeksikan untuk menggantikan Casemiro yang akan hengkang dari Stadion Old Trafford dengan status bebas transfer di musim panas 2026.

Ancang-Ancang Brighton Jika Baleba Hengkang

Sementara, Brighton dikabarkan sudah mulai melakukan ancang-ancang jika Baleba benar-benar dilepas ke Manchester United.

Brighton dikabarkan tertarik dengan gelandang asal Ghana, Caleb Yirenkyi, yang saat ini bermain untuk klub Denmark, Nordsjaelland.

Baca juga: Anthony Gordon Diincar Manchester United, Pengganti Marcus Rashford

Kabarnya, dengan tawaran baru yang akan diajukan Manchester United, Brighton tidak akan memberikan harga mahal dan hanya akan mengambil sedikit untung dari penjualan Baleba.

Sebagai catatan, Carlos Baleba didatangkan oleh Brighton dari Lille pada 2023 dengan dana 23,2 juta poundsterling (sekitar 522 miliar rupiah).

Meskipun bermain reguler di Brighton, Baleba baru mengemas 29 penampilan, mengingat partisipasinya di Piala Afrika 2026.

Selain itu, Manchester United juga berpeluang mendapatkan Baleba lebih awal dari Brighton, mengingat pemain yang satu ini tidak bermain di Piala Dunia 2026 karena Kamerun tidak lolos dari fase kualifikasi zona Afrika.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau