KOMPAS.com - Rosa Alba berhasil mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga (Unair).
Tak tanggung-tanggung, Rosa bahkan tidak perlu mengikuti serangkaian seleksi mahasiswa baru. Ia mendapatkan Golden Ticket Unair berkat prestasinya di ajang Olimpiade Sains Airlangga (OSA).
Keberhasilan siswi asal Solo ini menjadi sorotan. Pasalnya, ia terpilih sebagai peserta terbaik pertama dalam OSA untuk kategori Saintek, menyisihkan hampir 4 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Semua berawal dari langkah yang ia sebut “iseng-iseng berhadiah”. Pada Desember 2025, ia memutuskan mengikuti OSA tanpa persiapan khusus. Hal tersebut terjadi sebab pelaksanaan OSA bentrok dengan ujian semester di sekolahnya.
Baca juga: Cerita Deedat, Lolos Jurusan Farmasi lewat Jalur Golden Ticket Unair 2026
Meski tanpa belajar intens, ia sukses meraih predikat Terbaik Satu di bidang Saintek. Prestasi tersebut membawanya mendapatkan Golden Ticket Unair.
Saat pertama kali menerima kabar dari pihak kampus, Rosa mengaku sempat tidak percaya sebab ia meyakini nilainya biasa saja.
“Jujur saja, ngerasa nilainya tuh jelek. Biasa aja. Jadi pas dihubungi dari PPMB, saya tuh sampai bilang, ‘Kak, ini beneran nggak salah orang?” ungkap Rosa mengutip laman Unair, Senin (30/3/2026).
Usai mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, ia semakin semangat menembus Unair melalui jalur Golden Ticket 2026.
Dalam proses penyusunan berkas, Rosa memaparkan peran alumni dan informasi dari internal yang sangat membantunya.
Baca juga: Cerita Bryant, Dapat Golden Ticket Unair Masuk Jurusan Kedokteran 2026
Ia mengaku mendapatkan informasi mengenai Golden Ticket dari kakak tingkatknya yang sukses menembuh Kedokteran Gigi Unair melalui jalur yang sama.
Rosa menyebut, ia diberitahu bahwa Unair jauh lebih terbuka bagi siswa dengan portofolio prestasi yang kuat.
“Mbaknya bilang, ‘Kamu coba Unair aja, Unair tuh menghargai semua sertif, di situ mbaknya juga udah ngasih step-step apa aja yang harus saya lakuin, kayak kamu harus eligible satu, kemudian kamu harus ikut OSA,” jelasnya.
Tak lupa, Rosa juga menyertakan surat rekomendasi sekolah yang mengakomodasi banyak sertifikat prestasinya demi Golden Ticket 2026.
Perjuangan tersebut berbuah manis, Rosa bahkan menjadi alumnus pertama di sekolahnya yang berhasil menembus ketatnya persaingan di FK Unair.
Kampus Universitas Airlangga. 25 universitas terbaik di Indonesia versi THE Impact Rankings 2025.Momen mengharukan datang melalui sebuah telepon dari pihak PPMB Unair di sore hari. Ia yang sempat putus asa sebab tidak jua mendapatkan kabar, langsung berangkat ke Surabaya setelah menerima undangan pengukuhan. Keluarga besar turut mengantarnya seperti saat pelaksanaan ujian OSA tahun lalu.
Kini, Rosa mengaku akan fokus mengembangkan keterampilannya sebelum resmi menjadi mahasiswa FK Unair.
“Saya tuh orangnya overthinking, jadi harus well planned gitu loh. Saya pengen update-update skill kayak mungkin ikut test TOEFL atau IELTS sama nyari info-info beasiswa,” ungkapnya saat ditanya soal rencana ke depan.
Baca juga: 3.855 Orang Daftar Jalur Golden Ticket Masuk Unair 2026
Ia juga mengaku tidak sabar mengikuti Angkatan Muda Ksatria Airlangga (AMERTA) 2026 dan bergabung dengan budaya kampus di Surabaya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang