JAKARTA, KOMPAS.com - Tren penggunaan cat krom pada kendaraan kini sedang naik daun di kalangan penggemar modifikasi.
Efek mengilap yang dihasilkan menyerupai cermin membuat mobil dan motor terlihat lebih mencolok serta unik dibandingkan dengan cat konvensional.
Baca juga: Impresi Pertama Jajal Volvo XC60 Mild Hybrid
Namun, proses untuk mencapai hasil tersebut ternyata lebih rumit dibandingkan dengan pengecatan biasa.
Perawatan cat mobil Oktovianus Kasmara, Direktur Riset & Pengembangan PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), mengungkapkan bahwa perbedaan mendasar antara cat krom dan cat biasa terletak pada struktur lapisan serta tingkat ketelitian yang diperlukan saat aplikasi.
Dalam pengecatan cat biasa, urutan proses dimulai dari bodi atau metal dengan langkah pertama yaitu aplikasi primer.
Baca juga: Gran Max Dongkrak Penjualan Daihatsu di Cirebon
Setelah itu, digunakan base coat sebagai cat dasar, diikuti dengan aplikasi warna silver, dan ditutup dengan lapisan clear coat.
Sementara itu, untuk cat krom, prosesnya lebih berjenjang dan kompleks.
Setelah aplikasi primer dan base coat, langkah berikutnya adalah mengaplikasikan clear coat terlebih dahulu untuk menciptakan permukaan yang halus dan licin. "Setelah clear coat kering, barulah cat krom diaplikasikan di atasnya," jelas Oktovianus.
Hal ini sangat penting, karena lapisan krom berfungsi seperti cermin yang memantulkan cahaya.
Oleh karena itu, permukaan kendaraan harus benar-benar rata agar hasil akhir menjadi maksimal.
Karena diperlukan permukaan yang sempurna, pengerjaan cat krom tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.
Setiap lapisan harus benar-benar kering sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, membuat waktu pengerjaan untuk cat krom jauh lebih lama dibandingkan dengan cat biasa. "Idealnya, pengerjaan cat krom bisa memakan waktu hingga sebulan," ungkap Oktovianus.
Dalam dunia modifikasi kendaraan, pilihan penggunaan cat krom bukan hanya sekadar untuk penampilan, tetapi juga membutuhkan perhatian dan ketelitian tinggi dalam proses aplikasinya.
Hal ini menjadikan cat krom bukan hanya sekadar pilihan estetika, tetapi juga sebuah seni dalam dunia otomotif.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang