Robot Humanoid Ini Bisa Menyusut, Berenang, dan Jalan di Atas Air

Kompas.com, 29 Januari 2026, 15:05 WIB
Bill Clinten,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Robot yang dibuat menyerupai manusia (humanoid) selama ini kerap dicap berat, kaku, dan berisiko membahayakan manusia jika terjatuh atau mengalami malfungsi.

Kini, anggapan itu mulai dipatahkan oleh kehadiran GrowHR, sebuah robot humanoid lunak (soft humanoid robot) lucu yang bisa menyusut, berenang, hingga jalan di atas air.

Disebut lucu karena bagian tubuh atas robot ini, yang terlihat pada gambar di atas seperti sebuah balon, dibuat seperti karakter kartun yang sedang tersenyum bahagia.

Robot ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Southern University of Science and Technology (SUST) di Shenzhen, China. Riset terkait robot tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science Advances baru-baru ini.

Nah, berbeda dengan robot humanoid konvensional yang mengandalkan rangka logam kaku dan terkesan "gitu-gitu" aja, GrowHR justru bisa menyusut atau berkembang, sesuai dengan fungsi atau tugas yang dijalankan.

Robot GrowHR yang bisa menyusut dan masuk ke ruang sempit.TechExplore Robot GrowHR yang bisa menyusut dan masuk ke ruang sempit.

Ketika hendak mengambil sebuah barang di celah sempit, misalnya, GrowHR bisa menyusut, memperkecil ukurannya, dan lantas merangkak supaya barang tersebut bisa diambil. 

Jika sudah selesai, GrowHR bisa dikembalikan ke ukuran semula agar bisa berjalan tegak seperti layaknya manusia.

Selain itu, GrowHR juga mampu berenang dengan mengayunkan kedua kakinya, serta berjalan di atas permukaan air dengan bantuan sirip kecil yang terpasang di bagian kaki.

Artinya, robot ini bisa dibilang cocok dipakai sebagai robot penyelamat di kolam renang, terutama ketika ada yang tenggelam. 

Baca juga: Robot Humanoid AI Ngamuk saat Uji Coba, Teknisi Nyaris Terluka

Kok bisa menyusut dan berenang?

Ilustrasi cara kerja robot humanoid lucu GrowHR.TechExplore Ilustrasi cara kerja robot humanoid lucu GrowHR.

GrowHR bisa menyusut karena kaki dia terinspirasi dari cara tulang manusia berkembang. Dalam tubuh manusia, tulang dapat bertambah panjang dengan memanfaatkan nutrisi, namun tetap ringan dan kuat.

Pendekatan biologis ini diwujudkan dengan membuat “tulang” robot dari ruang udara lunak (airtight chambers) yang dibungkus kain kuat.

Saat udara dipompa masuk, bagian tubuh robot, seperti lengan dan kaki, dapat memanjang hingga lebih dari tiga kali ukuran awalnya.

Agar tetap stabil, struktur lunak tersebut diperkuat dengan kabel penegang, motor kecil, serta pemandu berbahan serat karbon.

Kombinasi ini membuat GrowHR cukup kaku untuk berjalan dan membawa beban, tetapi tetap lentur saat menerima benturan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau