Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liburan ke Bromo? Ini 6 Aktivitas yang Wajib Dicoba

Kompas.com, 31 Maret 2026, 17:05 WIB
Devi Ramadhany,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke kawasan Bromo Tengger Semeru? Destinasi ini tak hanya menawarkan pemandangan gunung yang ikonik, tetapi juga beragam pengalaman wisata yang memacu adrenalin hingga menenangkan.

Dilansir dari situs resmi pariwisata Indonesia, Indonesia.travel, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi salah satu destinasi unggulan dengan banyak pilihan aktivitas wisata yang beragam, mulai dari petualangan hingga eksplorasi budaya.

Baca juga: Kawasan Wisata Bromo Tutup Sementara Mulai 6 April 2026, Kapan Buka Lagi?

Berikut sejumlah ide aktivitas yang bisa dilakukan di kawasan Bromo Tengger Semeru:

1. Menikmati matahari terbit (sunrise)

Salah satu aktivitas paling populer di Bromo adalah berburu matahari terbit.

Pengunjung mengabadikan keindahan di lokasi wisata Bukit Cinta, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (4/11/2017). Bukit Cinta menjadi alternatif menyaksikan matahari terbit di kawasan wisata Gunung Bromo.  KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung mengabadikan keindahan di lokasi wisata Bukit Cinta, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (4/11/2017). Bukit Cinta menjadi alternatif menyaksikan matahari terbit di kawasan wisata Gunung Bromo.

Wisatawan biasanya menuju titik pandang seperti Penanjakan untuk menyaksikan sunrise dengan latar Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru.

Momen ini menawarkan panorama dramatis saat cahaya matahari perlahan menyinari lautan kabut dan pegunungan.

Baca juga: Jadwal Penutupan Semeru dan Bromo 2026, Ini Tanggal Lengkapnya

2. Menjelajahi kawah Gunung Bromo

Setelah menikmati sunrise, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawah Gunung Bromo.

Tangkapan layar rekaman kamera pemantau yang menunjukkan asap putih dan kelabu keluar bersamaan dari kawah Gunung Bromo di Provinsi Jawa Timur pada Rabu (13/12/2023). (ANTARA/HO-PVMBG) Tangkapan layar rekaman kamera pemantau yang menunjukkan asap putih dan kelabu keluar bersamaan dari kawah Gunung Bromo di Provinsi Jawa Timur pada Rabu (13/12/2023). (ANTARA/HO-PVMBG)

Untuk mencapainya, pengunjung harus melintasi lautan pasir luas, kemudian menaiki ratusan anak tangga hingga ke bibir kawah.

Dari atas, pengunjung bisa melihat langsung aktivitas kawah yang masih aktif.

Baca juga: Ke Bromo Kini Bisa Naik DAMRI dari Malang dan Surabaya, Ini Jadwalnya

3. Menjelajah Lautan Pasir

Kawasan Lautan Pasir Bromo menawarkan pengalaman unik seperti berada di padang gurun.

Naik sepeda motor di lautan pasir Gunung Bromo.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Naik sepeda motor di lautan pasir Gunung Bromo.

Wisatawan dapat menjelajah menggunakan kendaraan jeep, menunggang kuda, atau berjalan kaki.

Hamparan pasir luas dengan latar pegunungan menciptakan suasana eksotis yang jarang ditemukan di tempat lain.

Baca juga: Mau ke Bukit Premium Bromo? Ini Aturan Kunjungan dan Zona Terlarang

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau