Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Mencegah Kecoak Masuk ke Rumah

Hal ini karena kecoak kerap muncul di tempat kotor seperti tempat sampah, kloset, dan mengonsumsi sisa makanan di tempat sampah maupun di meja makan. 

Apabila kecoak hinggap pada makanan dan peralatan makan di dapur, lalu tak sengaja mengonsumsi makanan tersebut, bukan tak mungkin kita akan mengalami sakit. 

Seperti dilansir dari Better Homes & Garden, Jumat (2/7/2021), kecoak dapat menyebabkan alergi yang bisa memicu asma bagi sebagian orang.

Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengsusir kecoak dari rumah, salah satunya mencegah kecoak. Berikut ini cara mencegah kecoak masuk ke rumah.  

Tutup setiap celah 

Kecoak masuk ke rumah melalui celah-celah seperti pintu, jendela, dan fondasi. Untuk mencegahnya, tutup setiap celah yang ada di rumah. Anda bisa menutupnya dengan dempul. 

Bersihkan remah-remah makanan 

Sisa makanan, termasuk remah-remah kecil yang mungkin tidak Anda perhatikan, adalah sebuah panggilan menarik untuk kecoak.

Untuk itu, bersihkan lantai secara menyeluruh dan teratur. Pastikan untuk menarik peralatan dari dinding guna membersihkan bagian bawahnya. 

Berikan perhatian khusus pada lantai dapur. Hilangkan remah-remah dari meja dapur dengan menyekanya secara teratur menggunakan pembersih serbaguna.

Biasakan untuk membersihkan meja makan setiap malam karena kecoak paling aktif pada malam hari ketika tidak ada orang di sekitar.

Cegah remah-remah makanan menyebar ke seluruh rumah dengan membatasi semua makanan di dapur atau ruang makan.  

Membersihkan dapur 

Mencegah kecoak di dapur adalah salah satu cara paling efektif mengusir kecoak dari dalam rumah. Waspadalah dalam membersihkan tumpahan agar kecoak tidak datang menghampiri sisa remahan makanan tersebut.

Siapkan produk pembersih seperti pembersih serbaguna untuk mengusir kecoak saat datang. Hal lain yang perlu dilakukan adalah membuang sampah setiap hari.

Piring yang tidak dicuci dan sisa makanan yang tertinggal di wastafel selama semalaman adalah makanan utama kecoak sehingga penting untuk membersihkan piring setiap hari. Jangan pernah meninggalkannya wastafel dalam keadaan kotor selama semalaman. 

Simpan makanan dalam wadah tertutup 

Cara mencegah kecoak masuk ke rumah selanjutnya adalah menyimpan makanan dalam wadah tertutup. Seperti diketahui, kecoak dapat mengunyah karton, plastik tipis, maupun kemasan tipis makanan lainnya.

Jika mencurigai kecoak telah menggigit wadah tersebut, segera pindahkan makanan ke wadah tertutup dan keras. 

Sebaiknya, simpan makanan dalam wadah atau kemasan tertutup dan bermaterial keras sehingga kecoak tidak bisa menggigit atau merobeknya. 

Keringkan area yang lembap 

Keran yang menetes dan pipa bocor dapat menarik kemunculan kecoak. Periksa area di belakang kloset, di bawah wastafel, dan di seluruh ruang bawah tanah yang biasa dengan kelembapan.

Bila ditemukan pipa dan keran yang bocor, segera perbaiki demi mencegah kecoak masuk ke rumah. 

Merapikan rumah

Terakhir, cara mencegah kecoak masuk ke rumah adalah rutin merapikan benda-benda di rumah. Rumah yang berantakan tentu tidak dapat menciptakan rumah yang bersih dan sehat. Hal ini malah dapat mengundang kecoak muncul ke rumah. 

Karena itu, segera merapikan dan membersihkan area kotor di rumah sehingga kecoak tidak bisa bersembunyi di tumpukan barang-barang yang berantakan. 

https://www.kompas.com/homey/read/2021/07/02/133000176/cara-mencegah-kecoak-masuk-ke-rumah

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com