Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Cara Mudah Menjaga Lemari Pakaian Tetap Rapi

JAKARTA, KOMPAS.com - Apakah lemari pakaian Anda benar-benar penuh dan berantakan? Beberapa jenis pakaian pun memakan ruang yang cukup banyak di lemari, seperti jaket hingga mantel musim dingin.

Namun demikian, Anda tidak perlu menunggu hingga waktu tertentu untuk merapikan lemari pakaian Anda. Hal ini pun diamini oleh pakar penataan Jo Carmichael dari All Sorted Out.

Lemari pakaian, baik itu lemari pakaian kecil atau lemari pakaian besar dan mewah, tidak hanya menyimpan segala macam pakaian Anda. Lemari pakaian juga menampung debu dan ngengat yang kerap mengotori dan bahkan merusak pakaian.

Untuk membantu Anda menciptakan lemari pakaian yang rapi dan tertata, berikut adalah tips terbaik Carmichael, seperti dikutip dari Homes to Love, Kamis (29/7/2021).

1. Keluarkan semua pakaian di dalam lemari

Hal pertama yang dilakukan untuk merapikan lemari pakaian adalah Anda perlu melakukan pembersihan awal sebelum melakukan hal lain. Keluarkan barang-barang dan pakaian yang ada di dalam lemari, letakkan semuanya ke tempat tidur.

Kemudian, urutkan menjadi tumpukan apa yang akan Anda simpan, sumbangkan, atau jual. Jika Anda belum pernah mengenakan sebuah pakaian dalam 18 bulan terakhir, kecil kemungkinan Anda akan mengenakan di masa depan, jadi sumbangkan saja.

"Saya tahu ini sulit tetapi hal positifnya adalah Anda tidak hanya memberi jalan untuk barang-barang baru yang akan Anda pakai, Anda juga dapat menyumbangkan barang-barang berkualitas baik ini untuk amal," kata Carmichael.

Untuk pakaian tua yang benar-benar buruk dengan lubang, sobek atau noda, inilah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal dan membuangnya. Pertimbangkan untuk menjual pakaian yang belum dipakai atau pakaian desainer untuk menghasilkan uang dari pembersihan lemari pakaian Anda.

2. Jangan lakukan pembelian impulsif lagi

Kita semua pernah melakukan pembelian yang buruk dan impulsif, baik belanjaan mahal yang masih memiliki label atau promo dan diskon yang bahkan tidak cocok untuk Anda. Jika Anda belum pernah mengenakannys dan tidak terlalu menyukai barang tersebut, Anda merasa segan untuk membuangnya karena belum pernah dipakai.

Pembelian ini adalah bersifat sampingan dan karena tidak digunakan, buanglah untuk memberi ruang bagi pakaian yang sudah ada. Menyingkirkan barang tersebut berarti Anda tidak perlu lagi melihatnya dan mencaci-maki diri sendiri karena membeli barang yang salah juga.

3. Atur pakaian dengan solusi penyimpanan

Setelah Anda memilah pakaian apa saja yang akan Anda simpan, saatnya untuk mengatur dengan solusi penyimpanan cerdas. Nilai ruang yang harus Anda kerjakan dan putuskan di mana Anda akan memposisikan semuanya.

Wadah penyimpanan di dalam lemari Anda membuat lemari pakaian jauh lebih menarik dan mudah dinavigasi. Gantung sebanyak mungkin, karena ini membuatnya lebih mudah untuk dilihat.

4. Lipat dan gulung pakaian kecil ke dalam laci

Gunakan kotak sepatu atau kotak penyimpanan di dalam laci atau lemari pakaian untuk menjaga pakaian tetap rapi dan mencegah kaus kaki bercampur dengan crop top.

Letakkan mantel musim dingin di bagian paling ujung atau paling dalam lemari pakaian Anda. Kemasi pakaian musiman untuk menciptakan ruang di lemari pakaian Anda yang ada.

5. Pastikan lemari pakaian tetap rapi

Simpan semua yang Anda butuhkan secara teratur di area yang dapat diakses. Kemungkinannya adalah jika Anda menyimpan tas atau sepatu yang Anda kenakan secara teratur di bagian atas atau belakang lemari pakaian Anda, semakin tinggi kemungkinan tas tersebut tertinggal di sekitar rumah.

Simpan barang-barang yang Anda gunakan pada kesempatan seperti tas atau mantel mahal yang hanya Anda kenakan beberapa kali dalam setahun di bagian atas sehingga tidak memakan tempat.

Simpan barang-barang yang paling sering digunakan seperti jogging atau celana jins di bawah dan lebih mudah dijangkau. Tidak ada yang terlihat lebih berantakan daripada sepatu yang dilemparkan ke bagian bawah lemari.

Jauh lebih baik untuk menyimpannya dengan rapi di rak jika Anda memiliki cukup ruang, atau berdiri tegak di bak. Ini membuat mereka berpasangan dan berisi daripada tumpukan yang tidak jelas dan berantakan.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/07/29/164100276/5-cara-mudah-menjaga-lemari-pakaian-tetap-rapi

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com