JAKARTA, KOMPAS.com - Menghadirkan tanaman hias ke dalam ruangan merupakan salah satu bagian dari tren dekorasi interior rumah.
Selain dapat mempercantik tampilan ruangan, tanaman hias di dalam ruangan atau indooor juga mampu memperbaiki kualitas udara di dalam rumah.
Namun, tanaman hias indoor membutuhkan perawatan yang berbeda dengan tanaman hias yang ditempatkan di luar ruangan atau outdoor.
Dikutip dari kanal YouTube Mama Celin, Selasa (21/9/2021), berikut ini 4 langkah perawatan tanaman hias indoor agar tidak cepat layu.
1. Pastikan memilih tanaman yang sesuai
Mulailah merawat tanaman indoor dengan jenis tanaman yang tahan air serta cahaya minim, misalnya sekulen, lidah mertua, sirih gading, tanaman palem, karet kebo serta monstera.
Kamu bisa mencari tahu atau menanyakan kepada penjual tanaman jika tanaman tersebut terdengar kurang familiar di telingamu.
Jadi, sebelum menempatkan sebuah tanaman di dalam ruangan, kamu harus mencari informasi terlebih dahulu apakah tanaman tersebut bisa diletakkan di dalam ruangan atau tidak.
2. Atur pencahayaan dan suhu udara di dalam ruangan
Ketika merawat tanaman indoor, pastikan suhu ruangan tidak terlalu dingin dan terlalu panas. Suhu 22-24 derajat Celcius merupakan suhu ideal agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Jika di siang hari udara terlalu panas, maka kamu bisa membuka jendela untuk mengalirkan udara segar, sehingga tanaman indoor merasa sejuk.
Selain itu, jemur tanaman indoor di luar ruangan agar terpapar sinar matahari setiap 3 hari sampai 2 minggu sekali.
Meski sinar matahari baik untuk pertumbuhannya, tapi hindari menjemur tanaman hias indoor terlalu lama.
Sebab, paparan sinar matahari langsung dapat merusak kecantikan dari daun tanaman hias itu sendiri.
3. Jangan terlalu sering disiram
Menyiram tanaman hias di dalam ruangan tidak harus dilakukan setiap hari. Jika media tanamnya dalam kondisi lembap, maka tanaman hias indoor tersebut dalam kondisi cukup air.
Jika media tanam yang masih lembap disiram air dan membua media tanamnya terendam air, itu dapat menyebabkan pembusukan akar.
Jadi, siram tanaman hias indoor apabila media tanamnya sudah mulai mengering saja.
4. Pemupukan secara rutin
Tanaman hias di dalam ruangan perlu diberi pupuk untuk meningkatkan nutrisinya.
Nutrisi yang paling dibutuhkan tanaman hias di dalam ruangan adalah nitrogen untuk keseimbangan dan kalium untuk kekuatan batangnya.
Kamu bisa memberi pupuk NPK 16-16-16 setiap 1 bulan sekali untuk tanaman indoor agar tumbuh secara optimal.
Larutkan pupuk NPK 16-16-16 dengan air (kira-kira 1 sendok makan pupuk NPK dilarutkan dengan 3 liter air), lalu siramkan secukupnya ke media tanam tanaman hias indoor.
Saat pengaplikasian pupuk NPK 16-16-16, tanaman hias indoor harus dikeluarkan dari dalam ruangan, agar larutan pupuk NPK tidak tercecer dan lebih cepat diserap akar tanaman.
https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/21/140700676/4-langkah-perawatan-tanaman-hias-indoor-agar-tidak-cepat-layu