Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anjing Takut Keluar Rumah?

JAKARTA, KOMPAS.com- Ketika anjing kesayanganmu merasa ketakutan dan enggan pergi ke luar ruangan, tentu bukan tanpa alasan.

Ada perasaan takut dan gelisah yang tak bisa dijelaskan namun dapat memengaruhi perilakunya.

Oleh sebab itu, sebagai pemilik, penting untuk mengetahui dan mengatasi perasaan si anjing kesayangan Anda.

Melansir dari My Animals pada Jumat (29/10/2021) berikut ini penyebab dan hal yang sebaiknya dilakukan jika anjing kesayangan takut ke luar rumah.

Tanda anjing takut ke luar rumah

Sangat mudah untuk mengenali rasa takut pada seekor anjing. Misalnya, ekornya bergerak di antara kakinya, merengek, gemetar, dan menggonggong serta berlari adalah sejumlah tanda yang mengindikasikan bahwa anjing kesayangan Anda sedang ketakutan.

Bagaimanapun, ketika pergi ke luar, ada begitu banyak rangsangan yang menakutkan anjing sehingga tampilan ketakutan cenderung lebih condong ke sisi kecemasan dan kegugupan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Menggonggong terus-menerus pada orang, anjing lain, atau bahkan benda mati, seperti mobil.
  • Menarik tali secara konstan atau mencoba melarikan diri.
  • Tetap diam dan tidak ingin berjalan.
  • Menolak atau gugup ketika dipasangi tali
  • Mengendus semua yang ada di depannya.

Penyebab anjing takut ke luar rumah

Pertama-tama, penting untuk menekankan bahwa setiap anjing memiliki kepribadian yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, bentuk kecemasan dan ketakutan anjing cenderung berbeda-beda antara satu anjing dengan anjing lainnya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa anjing Anda mungkin takut untuk pergi ke luar.

1. Pengalaman buruk

Peristiwa seperti berkelahi dengan anjing lain atau tersesat dapat memicu respons kecemasan pada seekor anjing.

Cobalah untuk mengingat jika sesuatu telah terjadi yang mungkin menyebabkan anjing takut untuk keluar rumah.

2. Sulit bersosialisasi

Anjing yang belum dapat bersosialisasi dengan baik dapat mengembangkan rasa takut untuk keluar, karena masalah yang muncul dengan anjing lain, seperti berkelahi.

3. Sulit beradaptasi dengan lingkungan baru

jika itu adalah anak anjing atau hewan yang baru saja tiba di rumah Anda, sejumlah besar rangsangan yang datang pada saat yang sama dapat membuatnya kewalahan.

Seekor anjing bisa sangat sensitif dan mengebangkan agorafobia sebagai akibat dari kurangnya adaptasi pada lingkungan baru.

4. Penyebab spesifik

Penyakit tertentu, cuaca terlalu panas, atau terlalu dingin juga bisa jadi penyebab anjing tidak mau keluar rumah. 

Ini bukan berarti bahwa ia takut, tapi ini adalah sesuatu yang harus dikesampingkan sebelum mendiagnosis penyebab psikologis.

Seperti biasa, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah berkonsultasi dengan ahli untuk membuat diagnosis kemungkinan apa pun dalam tubuh si anjing.

Namun, jika Anda memutuskan untuk menanganinya sendiri, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan.

Tetapi, jika itu adalah kasus yang serius atau Anda merasa tidak mampu, maka tidak ada salahnya untuk meminta bantuan.

Hal penting di sini adalah menjadi contoh yang baik untuk anjing Anda ketika keluar rumah. Berperilaku secara alami ketika rangsangan yang menakuti anjing muncul maka Anda bisa jadi contoh yang baik untuk si anjing.

Jangan memberi hadiah atau menghukum ketakutannya, karena ia adalah hewan yang bebas menunjukkan emosinya biarkan ia meluapkannya.

Teknik desensitisasi sistematis sangat berguna dalam kasus ini: ini tentang menciptakan pendekatan progresif terhadap stimulus permusuhan, sehingga anjing secara bertahap kehilangan rasa takutnya.

Untuk melakukan ini, Anda mungkin harus menemukan tempat di mana anjing Anda tidak merasa takut lalu biarkan mereka menenangkan diri dalam beberapa hari.

Selain itu, Anda bisa juga mengalihkan perhatian anjing dari rangsangan yang menakutinya. Namun, cobalah untuk melakukannya senetral mungkin, karena dapat dengan mudah disalahartikan sebagai hadiah karena tidak mau keluar rumah.

Kesabaran adalah kunci untuk membujuk anjing terbiasa dan mau keluar rumah. Dengan kasih sayang dan ketenangan yang diberikan anjing akan merasa aman dan nyaman keluar rumah bersama pemiliknya.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/10/29/163000276/apa-yang-harus-dilakukan-jika-anjing-takut-keluar-rumah-

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com