Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Alasan Kasur Mengeluarkan Bunyi Derit saat Ditiduri

JAKARTA, KOMPAS.com – Derit kasur yang terdengar setiap kali kamu membalikkan tubuh saat berbaring terbilang cukup mengganggu, terlebih jika kamu sudah beberapa hari belakangan kekurangan waktu tidur.

Ada beragam alasan di balik kasur yang berderit saat ditiduri. Apa saja? Simak selengkapnya, seperti disadur The Spruce, Sabtu (19/2/2022).

Pegas yang berada di dalam kasur atau dipan (box spring) mungkin bergesekan dengan bagian lain, dan membuat kasur berderit.

Namun, pegas bersifat internal sehingga kamu tidak boleh mencoba memperbaikinya. Sebaiknya kamu membeli kasur atau dipan baru.

2. Tempat tidur perlu diperbaiki

Tempat tidur logam atau kayu cenderung melonggar seiring berjalannya waktu, atau tidak pernah dikencangkan dengan benar sejak awal.

Untuk membantu menghilangkan derit kasur, kamu dapat mengencangkan bagian-bagian yang ada pada tempat tidur.

3. Tempat tidur perlu pelumas

Komponen rangka tempat tidur dapat bergesekan satu sama lain, meski sudah dikencangkan. Setelah dilumasi, mereka tetap akan saling bergesekan.


Akan tetapi, gesekan akan cukup berkurang dan bunyi derit akan hilang sepenuhnya, atau setidaknya akan berkurang dan menjadi lebih tenang.

Untuk pelumas, gunakan tipe dry lubricant. Pelumas semprot ini terasa basah saat dikeluarkan, namun kering dalam beberapa detik. Mereka aman untuk furniturmu, dan tidak akan menetes ke lantai.

4. Tempat tidur kayu membutuhkan selotip felt tape

Beberapa tempat tidur kayu memiliki dua papan (stringer rail) yang membentang dari kepala tempat tidur ke ujung tempat tidur.

Pada setiap ujung papan terdapat kait logam yang dipasang pada lubang di kepala dan ujung tempat tidur.

Saat kasur mengalami tekanan, papan-papan tersebut saling bergesekan dengan kepala dan ujung tempat tidur sehingga menyebabkan bunyi derit.

Untuk mengatasinya, kamu dapat menambahkan selotip jenis felt tape pada ruang antara papan dan kepala atau ujung tempat tidur guna menghilangkan derit.

5. Dipan memerlukan bantalan

Pergeseran dipan pada bagian dalam rangka tempat tidur dapat menyebabkan kasur berderit. Tambahkan bantalan di antara komponen tersebut untuk membantu mengurangi suaranya.

https://www.kompas.com/homey/read/2022/02/19/121200976/5-alasan-kasur-mengeluarkan-bunyi-derit-saat-ditiduri

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com