Bahkan, kucing bisa mendeteksi suara dengan frekuensi sangat tinggi dan volume lebih rendah.
Keunggulan ini membuat kucing mampu mendengar suara ultrasonik mengenali lingkungan sekitarnya dengan lebih baik, termasuk mendeteksi keberadaan mangsa atau potensi bahaya meski bagi manusia tampak sunyi.
"Tidak hanya mendengar suara frekuensi tinggi lebih baik daripada manusia, mereka juga mampu mendengar suara frekuensi rendah," kata Julie Hunt, dokter hewan di Embrace Pet Insurance yang berbasis di Amerika Serikat, dikutip dari Paradepest, Rabu (25/3/2026).
Telinga kucing sangat fleksibel membuatnya dapat berputar hingga 180 derajat untuk menentukan sumber suara, membantunya menentukan lokasi bahaya atau makanan, serta memberi kucing keunggulan evolusioner dalam berburu dan menghindari predator.
Selain itu, telinga kucing memiliki lebih banyak sel pendengaran di bagian telinga bagian dalam membuatnye mempunya pendengaran lebih baik dibanding anjing, terutama suara frekuensi tinggi.
Nah, berikut sejumlah suara yang dapat didengar kucing meski sangat kecil, tapi tidak oleh manusia.
Suara mangsa ultrasonik
Kucing dapat mendengar suara cicitan hewan pengerat bernada tinggi dan suara serangga yang frekuensinya terlalu tinggi untuk telinga manusia.
“Kucing dapat mendengar suara hingga 85.000 Hz—jauh lebih tinggi daripada 20.000 Hz yang dapat dideteksi telinga manusia,” imbuh dokter Hunt.
Kucing dapat mendengarnya dari jarak lebih jauh sekitar lima kali lipat daripada telinga manusia. Selain itu, kucing sangat pandai melokalisasi sumber suara dengan cepat.
Ketika berada satu meter dari mangsanya, kucing dapat melokalisasi suara tersebut ke area dalam radius tujuh sentimeter dari mangsa, yang membuatnya menjadi pemburu yang lebih efektif.
"Suara frekuensi tinggi dari gangguan elektronik memungkinkan mereka dapat mendengar dengungan elektronik frekuensi tinggi, seperti yang dihasilkan komputer, TV, lampu neon, lampu LED, dan perangkat rumah pintar," kata Hunt.
Sayangnya, kemampuan ini terkadang dapat menyebabkan stres, kecemasan, atau perilaku waspada pada kucing yang sensitif.
Suara jarak jauh
Kucing dapat mendeteksi suara lima kali lebih jauh daripada manusia.
“Mereka dapat mendengar suara dari jarak hingga 1-1,6 kilometer, tergantung pada karakteristik suara tersebut yang dapat dimanfaatkan untuk menemukan mangsa atau bersembunyi saat ada ancaman,” ucap Hunt.
Karena itu, kucing dapat merasakan bagaimana sensitivitas ultrasonik dan persepsi pendengaran yang tajam sehingga sangat menyadari dunia di sekitarnya—mendengar lebih banyak hal, bahkan tidak dapat dibayangkan manusia.
Detak jantung dan pernapasan manusia
Selanjutnya, suara yang dapat didengar kucing adalah detak jantung dan pernapasan manusia yang memiliki tingkat suara sekitar 10 desibel.
“Kucing juga mampu mendengar suara yang sangat lirih hingga mencapai -10 desibel. Karena itu, kemungkinan besa dapat mendengar detak jantung dan pernapasan manusia. Suara ini mungkin menenangkan bagi kucing,” kata dokter hewan Hunt.
Getaran bawah tanah berfrekuensi tinggi
Terakhir, suara yang dapat didengar kucing meski sangat kecil adalah getaran bawah tanah berfrekuensi tinggi, seperti gempa bumi yang tidak dapat dirasakan manusia dan peristiwa alam lainnya.
“Tanah dan lapisan tanah dapat mentransmisikan suara, mengubah aktivitas seismik menjadi gelombang suara yang dapat didengar, terutama oleh hewan, termasuk kucing,” jelas Hunt.
Meski hanya getaran, suara frekuensi tinggi ini mungkin terdengar seperti raungan atau gemuruh bagi kucing.
Namun, hal ini dapat bermanfaat bagi kucing untuk mencari tempat aman untuk bersembunyi.
https://www.kompas.com/homey/read/2026/03/25/142237076/5-suara-yang-dapat-didengar-kucing-meski-sangat-kecil