Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Punya Rumah? Ini 4 Hal yang Harus Dihindari

Kompas.com, 7 November 2020, 17:53 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hidup sebagai kaum milenial memiliki dampak positif dan negatif.

Positifnya, mereka dapat merasakan hidup di era digital yang memudahkan dalam berbagai kegiatan.

Sebaliknya, perkembangan era digital ini membuat informasi yang dapat dengan mudah didapat sehingga menjadikan dorongan daya beli yang tinggi terhadap suatu barang.

Baca juga: Tak Lagi Mobil atau Gadget, Kini Makin Banyak Milenial Tertarik Beli Rumah?

Rita Mayasari, perencana keuangan dari Jooara.id menjelaskan, pengaruh dari lingkungan yang menjadikan milenial menjadi lebih konsumtif dan tidak memikirkan masa depan dibanding masa sekarang.

"Terkadang mereka tidak bisa mengendalikan keinginan dan akhirnya tidak memikirkan dana masa depan, termasuk dana membeli rumah," ujarnya saat dihubungi oleh Kompas.com, Jumat (6/11/2020).

Ritta mengungkapkan jika ada beberapa perilaku kaum milenial yang membuat mereka tidak memiliki dana masa depan antara lain memiliki gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuannya.

Selain itu, Rita mengungkapkan ada beberapa poin yang tidak boleh dilakukan oleh kaum milenial, jika mereka ingin memiliki rumah, yaitu sebagai berikut.

1. Berutang

Poin pertama adalah berhutang, sebab dengan memiliki utang melebihi kapasitas, berarti Anda hanya akan menerima gaji untuk membayar utang.

Baca juga: Milenial Bisa Punya Rumah, Begini Caranya

"Pertama, yang harus diurus terlebih dahulu adalah uutang, jika kalian memiliki hutang yang banyak, bagaimana bisa memiliki dana masa depan? Pasti tidak akan terwujud," ungkapnya.

Rita juga menyebutkan utang sebaiknya tidak melebih 30 persen dari pemasukan.

2. Terburu-buru

Ada beberapa orang yang sangat terburu-buru dalam mengambil keputusan, termasuk keputusan membeli rumah (dengan KPR), padahal ia belum melihat kemampuan menyicil atau membayarnya. Hal itu menyebabkan kekacauan dalam rencana keuangannya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau