Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 10 Maret 2021, 17:14 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kutu putih atau disebut kutu kebul, merupakan satu dari sekian banyak hama yang kerap mengganggu hingga merusak berbagai jenis tanaman.

Kutu putih sendiri adalah kutu daun yang memiliki bentuk tubuh yang kecil, biasanya mereka menyerang daun atau batang tanaman secara bergerombol.

Namun, tak hanya menyerang tanaman langsung, kutu putih juga bisa menyerang atau merusak media tanam maupun tanah, sehingga itu bisa mengakibatkan pertumbuhan tanaman terganggu.

Baca juga: Mengenal Kutu Putih pada Tanaman dan Cara Menanganinya

Jika media tanam atau tanah tempat kamu menumbuhkan tanaman terdapat kutu putih, maka kamu perlu bergegas untuk membasminya agar tidak berdampak pada kerusakan tanaman.

Melihat kanal Youtube Channel Nya Kang Japra, Rabu (10/3/2021), kutu putih yang muncul di media tanam maupun tanah bisa kamu basmi dengan cara yang begitu sederhana.

Disebutkan bahwa hama kutu putih bisa muncul apabila media tanam atau tanah lembap atau basah.

Dan untuk membasminya, kamu hanya perlu menggunakan tembakau yang ditaburkan ke media tanam ataupun tanah yang ditempati oleh kutu putih.

Baca juga: Simak, Cara Alami Membasmi Kutu Putih pada Tanaman

Meski tembakau kerap berkonotasi negatif karena dijadikan sebagai bahan utama rokok yang membahayakan kesehatan, ternyata bahan satu ini berguna dalam dunia berkebun.

Perlu kamu ketahui bahwa tembakau dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati, sehingga tembakau bisa mencegah maupun membasmi hama penyakit yang berpotensi merusak tanaman.

Mengutip beberapa sumber, tembakau mengandung zat alkaloid nikotin, yakni sejenis neurotoksin yang ampuh jika diaplikasikan pada serangga.

Kutu putih sendiri termasuk ke dalam kategori serangga yang terdiri dari beberapa jenis berbeda, sehingga tembakau berefek pada kutu putih.

Kandungan nikotin pada tembakau memiliki bau yang menyengat, sehingga itu bisa mengusir hama kutu putih yang hinggap di media tanam atau tanah.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau