Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menaman Daun Kelor di Polybag dengan Teknik Biji dan Stek Batang

Kompas.com, 18 Juli 2021, 19:30 WIB
Lolita Valda Claudia,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Daun kelor merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan berbagai macam masakan yang lezat dan menyehatkan.

Tanaman yang memiliki nama latin Moringa Oleifera ini memiliki berbagai manfaat, di antaranya mengobati diabetes, menormalkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol dan masih banyak lagi.

Baca juga: Cara Menanam Bonggol Keladi agar Tumbuh dan Tidak Mati

Daun kelor juga dapat dibudidayakan di lahan terbatas dengan perawatan yang sangat mudah. Ada dua cara membudidayakan tanaman kelor, yaitu dengan bibit dan stek batang.

Melansir dari kanal YouTube ZIP Inspirasi, Minggu (18/7/2021), berikut cara menanam daun kelor dari bibit.

Baca juga: Jangan Dibuang, Ini Cara Menanam Kembali Sisa Sayuran di Dapur

Penanaman dengan bibit

Salah satu cara membudidayakan tanaman kelor dari bibit ialah menggunakan biji kelor. Dengan begini, kelor akan tumbuh lebat dan kuat karena pengakaran yang maksimal.

Namun, tanaman kelor yang berasal dari biji biasanya membutuhkan waktu pertumbuhan lebih lama. Kamu baru bisa memanen setelah berusia sat tahun.

Baca juga: Cara Menanam Kentang di Pot, Hemat Tempat dan Bisa di Mana Saja

Alat dan bahan

  • Biji kelor
  • Polybag
  • Media tanam

Baca juga: Mudah, Begini Cara Menanam Kentang di Air

Cara menanam daun kelor dari biji

  • Pilih biji kelor yang berkualitas.
  • Ambil biji atau polong kelor lalu jemur hingga kering di bawah sinar matahari selama minimal lima jam
  • Jika biji kelor sudah mengering, simpan di tempat sejuk atau kering
  • Selanjutnya, siapkan media tanam untuk menyemai biji
  • Tanamlah biji dalam polybag dan tunggu hingga bertunas
  • Jika tunas sudah tumbuh, lakukan penyiraman agar tumbuh sehat
  • Jika batang sudah kuat, kamu bisa memindahkannya ke pot yang lebih besar atau di lahan pekarangan.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Tanaman Sage di Dalam Ruangan Pakai Pot

Penanaman dengan stek batang

Sementara itu, menanam daun kelor dengan cara stek batang dinilai efektif dan banyak digunakan karena praktis serta tanaman tumbuh lebih cepat.

Bahkan kamu dapat memanen daun kelor dalam waktu kurang dari sembilan bulan. Untuk menanam kelor dengan cara stek batang, ini bahan yang perlu kamu siapkan.

Baca juga: Cara Menanam Kale di Pot, Bisa Langsung Dipetik untuk Bikin Salad

Alat dan bahan menanam daun kelor dengan stek batang

  • Batang tanaman kelor
  • Gunting/pisau tanaman
  • Media tanam
  • Polybag

Baca juga: Cara Menanam Aglonema Rotundum Aceh dengan Baik

Cara menanam daun kelor dengan stek batang

  • Pilih batang kelor yang besar dari tanaman yang sehat. Sebaiknya, pilih batang pohon yang tidak terlalu tua atau terlalu muda dengan ukuran 50-70 sentimeter.
  • Siapkan media tanam polybag.
  • Gunakan gunting atau pisau tanaman untuk meruncingkan ujung batang yang akan ditanam atau kamu bisa memotong serong ujung batang kelor.
  • Tancapkan batang kelor ke dalam tanah namun jangan terlalu dalam.
  • Kamu bisa menggunakan tiang penyangga agar batang kelor tidak rubuh
  • Tunggu hingga muncul tunas dan ranting-ranting baru
  • Siram tanaman kelor setiap lima sampai tujuh hari sekali. Hindari tanah yang becek dan tergenang air dalam waktu lama karena mengakibatkan pembusukan akar. 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau